• Indeks
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
Home Advetorial

Wali Kota Paparkan Potensi dan Capaian Pembangunan Kota Kendari di Hadapan Delegasi China-Indonesia Pada Dialogue on Local Government Cooperation 2026

11 Agustus 2026
in Advetorial, Advetorial, Berita, Kota Kendari, Pemerintahan, Sulawesi Tenggara
Reading Time: 4 mins read

Pelaksanaan Kegiatan Dialogue on Local Government Cooperation 2026

819
SHARES
1.4k
VIEWS
Share WAShare on FacebookShare on Twitter

KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, memaparkan potensi dan capaian pembangunan daerah Kota Kendari di hadapan para delegasi China-Indonesia pada pelaksanaan kegiatan Dialogue on Local Government Cooperation 2026, Selasa 11 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Bima Room, Balai Kota Yogyakarta, tersebut diselenggarakan oleh United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) bersama Chinese People’s Association for Friendship with Foreign Countries (CPAFFC) dan Pemerintah Kota Yogyakarta.

Forum ini mempertemukan pemerintah daerah Indonesia dan China untuk membahas peluang kerja sama sekaligus memperkuat hubungan antardaerah kedua negara.

Dalam pemaparannya, Wali Kota Kendari Siska menyampaikan sejumlah indikator pembangunan Kota Kendari, mulai dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pertumbuhan ekonomi, investasi, pariwisata hingga potensi industri dan sumber daya alam.

Pelaksanaan Kegiatan Dialogue on Local Government Cooperation 2026

Wali Kota Siska mengatakan IPM Kota Kendari pada 2026 mencapai 86,36, meningkat dibandingkan 2024 yang berada pada angka 85,97.

“Alhamdulillah, IPM Kota Kendari di tahun 2026 meningkat menjadi 86,36. Ini menjadi indikator penting bagi pemerintah daerah dalam melihat keberhasilan pembangunan,” katanya.

Wali kota menyebut peningkatan tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kota Kendari untuk mewujudkan kota yang layak huni, semakin maju, berdaya saing, adil, sejahtera dan berkelanjutan.

Dari sisi ekonomi, wali kota menyampaikan pertumbuhan ekonomi Kota Kendari meningkat dari 4,81 persen pada 2024 menjadi 5,16 persen pada 2025.

Sementara PDRB per kapita Kota Kendari disebut mencapai sekitar Rp85,16 juta per tahun, dengan total investasi sekitar Rp2,2 triliun.

Sektor pariwisata menjadi salah satu potensi yang dipaparkan Siska kepada delegasi.

Wali Kota Kendari Saat Memaparkan Potensi dan Capaian Pembangunan Kota Kendari


Ia menyebut jumlah kunjungan ke Kota Kendari pada 2025 mencapai sekitar 363 ribu kunjungan, termasuk wisatawan mancanegara dari 37 negara.

Salah satu destinasi unggulan yang disampaikan adalah Pantai Nambo. Hingga 2026, jumlah kunjungan ke Pantai Nambo mencapai sekitar 77.893 orang.

Wali Kota juga menyampaikan peningkatan pendapatan dari kawasan Pantai Nambo. Jika sebelumnya pendapatan asli daerah dari kawasan tersebut sekitar Rp124 juta, hingga Juli 2026 telah meningkat menjadi sekitar Rp1 miliar.

“Ini merupakan salah satu titik yang kami kembangkan melalui revitalisasi kawasan. Kami ingin kawasan wisata juga menjadi kawasan ekonomi,” ujarnya.

Selain Pantai Nambo, wali kota memperkenalkan Kebun Raya Kendari sebagai salah satu destinasi unggulan. Pada 2026, Kebun Raya Kendari mencatat sekitar 44.127 kunjungan.

Kendari Tawarkan Kawasan Industri 1.500 Hektare

Ketua Komwil VI APEKSI ini, juga memaparkan potensi pertanian, perikanan, industri pengolahan dan kerajinan yang dimiliki Kota Kendari.

Menurutnya, meskipun merupakan wilayah perkotaan, Kendari memiliki potensi pertanian seperti kelapa dan kakao serta potensi perikanan karena berada di wilayah pesisir.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kota Kendari juga menawarkan peluang kerja sama pengembangan kawasan industri seluas kurang lebih 1.500 hektare.

“Kami juga menawarkan kerja sama kawasan industri yang luasnya kurang lebih 1.500 hektare. Mudah-mudahan ini bisa menjadi peluang kerja sama yang baik,” kata Wali Kota Siska.

Wali Kota mengundang para delegasi dan calon mitra dari China untuk melihat langsung potensi yang dimiliki Kota Kendari.

“Kami berharap bapak dan ibu yang hadir di sini dapat datang ke Kota Kendari, karena banyak potensi yang sangat menjanjikan untuk kita kembangkan bersama, bukan hanya untuk nasional tetapi juga internasional,” ujarnya.

Wali kota menegaskan Pemerintah Kota Kendari terbuka terhadap kerja sama internasional.

“Visi kami, Kota Kendari terbuka untuk semua,” tegasnya.

Disesi kedua ini, menghadirkan sejumlah narasumber dari Indonesia dan China.
Duta Besar Dr. Al Busyra Basnur, Presiden Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Tiongkok (PPIT), serta Ms. Tan Mingming, Deputy Director General, Foreign Affairs Office of Dezhou (Shandong), China.

Sesi tersebut  menghadirkan juga Maulana, Wali Kota Jambi; Ms. Zheng Shunmei, Director of the Division for Asian Affairs, Beijing People’s Association for Friendship with Foreign Countries; Wali Kota Kendari Siska Karina Imran; serta Mr. Wang Xingbing, Vice President, Nanchang People’s Association for Friendship with Foreign Countries.

Selain itu, hadir Ms. Dessy Ayutrisna, Wakil Wali Kota Pangkal Pinang, dan Ahmad Dzulfikar Nurrahman, Head of the Environmental Agency, Malang Regency.

Wali Kota Kendari Saat Memaparkan Potensi dan Capaian Pembangunan di Kota Kendari


Kehadiran para narasumber dari pemerintah daerah Indonesia dan organisasi persahabatan serta pemerintahan China tersebut menjadi bagian dari agenda pertukaran pengalaman dan penjajakan peluang kerja sama antardaerah.

Forum China–Indonesia Dialogue on Local Government Cooperation 2026 mengangkat tema “Set Sail on a New Voyage: Local Cooperation for Building a China-Indonesia Community with a Shared Future.”

Melalui forum tersebut, pemerintah daerah dari kedua negara didorong membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih konkret di berbagai bidang, termasuk investasi, pariwisata, kebudayaan, ekonomi, lingkungan, mobilitas dan pengembangan kapasitas daerah.

Bagi Kota Kendari, forum tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus membuka peluang kerja sama dengan mitra dari China. (ADV/RBP).

Tags: #Kendari Semakin Maju#Pemkot Kendari#Siska Karina Imran#Wali Kota KendariKota Kendari
Previous Post

SMSI Konawe Selatan Resmi Didaftarkan di Kesbangpol, Komitmen Jalin Sinergi Lintas Sektor

Next Post

Komitmen Terhadap Penanganan Sampah, Wali Kota Kendari Instruksikan Camat dan Lurah Segera Bentuk LPS di Setiap Kelurahan

Next Post

Komitmen Terhadap Penanganan Sampah, Wali Kota Kendari Instruksikan Camat dan Lurah Segera Bentuk LPS di Setiap Kelurahan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ASIA PACIFIC MAYORS ACADEMY 2026

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA

HARI PRAMUKA

SURAT EDARAN WALIKOTA KENDARI

HARI TNI ANGKATAN UDARA

HARI BHAKTI ADHYAKSA 2026

HARI BANK INDONESIA

HUT KAB. MUNA

HUT KAB. BUTUR

HARI BHAYANGKARA

MTQ XXXI

GALUNGAN & KUNINGAN

SELAMAT & SUKSES KOTA KENDARI TUAN RUMAH UCLG ASPAC 2026

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI

SELAMAT HARI RAYA NYEPI

SELAMAT HARI RAYA PASKAH

SELAMAT MEMPERINGATI JUMAT AGUNG

DIRGAHAYU PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA

HUT TNI AU

HARI NELAYAN INDONESIA

© 2023 Informasisultra.com | PT Milenial Kendari Bangkit |   Alamat: BTN PNS Kel. Watubangga Kota Kendari

No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis

© 2023 Informasisultra.com | PT Milenial Kendari Bangkit |   Alamat: BTN PNS Kel. Watubangga Kota Kendari

Exit mobile version