KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari dan sejumlah rombongan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mengikuti pembukaan rapat kerja nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).
Kegiatan tersebut dilaksanakan disalah satu hotel ternama di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Rabu 1 Juli 2026.
Pembukaan perhelatan akbar tahunan ini ditandai secara simbolis melalui pemukulan bedug oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto.

Wamendagri RI, Bima Arya Sugiarto, dalam pidatonya mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan saling melindungi agar tidak ada lagi kepala daerah yang terjerat kasus hukum. Ia menegaskan bahwa Kementerian Dalam Negeri selalu terbuka untuk melakukan asistensi.
“Saya dan Bapak/Ibu sekalian jaraknya insya Allah hanya one click away. Silakan hubungi WA, kita koordinasi dan komunikasi supaya kita stop mata rantai (masalah) ini,” tegas Bima Arya.
Sementara itu, dalam sambutannya selaku tuan rumah, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh kepala daerah dan delegasi yang hadir dari penjuru tanah air.
Rangkaian acara yang berlangsung dari 28 Juni hingga 4 Juli ini juga dimeriahkan oleh energi luar biasa dari para delegasi muda dalam Youth City Changers (YCC).
Rico memaparkan bahwa Rakernas kali ini mengintegrasikan berbagai forum strategis, mulai dari forum pangan, lingkungan hidup, Bappeda, investasi, ladies program, hingga Indonesia City Expo. Ia menekankan agar seluruh komitmen dan rekomendasi yang lahir dari forum-forum tersebut tidak sekadar menjadi wacana di atas kertas.

“Dari komitmen, mari kita masuk ke dalam aksi. Setelah kita pulang dari Rakernas ini, kita bawa ke kota kita masing-masing untuk benar-benar bisa kita implementasikan,” ujar Wali Kota Medan.
Terpisah, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran mengatakan forum nasional tersebut menjadi wadah strategis bagi pemerintah kota se-Indonesia untuk memperkuat sinergi, menyelaraskan arah pembangunan, serta membahas berbagai isu strategis perkotaan, seperti penguatan ketahanan pangan, adaptasi terhadap perubahan iklim, transformasi digital pemerintahan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Selain menjadi sarana mempererat kolaborasi antar pemerintah kota, Rakernas APEKSI juga dimanfaatkan sebagai forum berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun kerja sama yang semakin erat guna mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang inovatif, efektif, dan berdaya saing,” ucap Siska. (ADV/RBP).














