• Indeks
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
informasisultra.com
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
Home Berita Advetorial

Wali Kota Kendari Buka Dialog di Nambo, Warga Keluhkan Masalah Sampah Hingga Lampu Jalan

13 Agustus 2026
in Advetorial, Advetorial, Berita, Kota Kendari, Pemerintahan, Sulawesi Tenggara
Reading Time: 3 mins read

Wali Kota Kendari Saat Memberikan Sambutannya

819
SHARES
1.4k
VIEWS
Share WAShare on FacebookShare on Twitter

KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, menggelar dialog langsung bersama masyarakat di tiga Kecamatan di Kota Kendari yakni Kecamatan Poasia, Abeli dan Nambo, Kamis 13 Agustus 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Nambo tersebut diberi nama “Wali Kota dan Forkopimda Menyapa”.

Tak sekadar menyampaikan program pemerintah, Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., bersama jajaran Forkopimda dan anggota DPRD membuka ruang dialog langsung dengan masyarakat. Sejumlah warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari, mulai dari pengelolaan sampah, lampu penerangan jalan, kondisi jalan hingga persoalan lalu lintas di depan sejumlah sekolah.

BacaJuga

Pemkot Kendari Perkuat Pengendalian Harga Pangan, Kebutuhan Telur MBG Capai 100 Ribu Butir Perhari

Sekda Dorong Percepatan Tracing TBC di Kota Kendari

TPID Kota Kendari Ikuti Rakor Inflasi Bersama Mendagri

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Siska mengatakan kegiatan menyapa masyarakat merupakan bagian dari upaya pemerintah melihat dan mendengarkan secara langsung dinamika pemerintahan sekaligus persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Masyarakat Saat Mengikuti Pelaksanaan Kegiatan Wali Kota Bersama Forkopimda Menyapa

Wali Kota menilai dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjalankan roda pemerintahan, terlebih kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Kendari Sudirman telah berjalan sekitar satu setengah tahun.

Menurut Wali Kota Siska, visi Kota Kendari 2025-2029 untuk mewujudkan kota yang layak huni, semakin maju, berdaya saing, adil, sejahtera dan berkelanjutan hanya dapat diwujudkan melalui kerja bersama seluruh elemen masyarakat.

Salah satu persoalan yang mendapat perhatian serius dalam dialog adalah pengelolaan sampah. Siska mengungkapkan produksi sampah Kota Kendari kini telah mendekati 300 ton per hari. Sebagian besar di antaranya merupakan sampah rumah tangga yang hingga kini belum tertangani secara optimal.

Kondisi tersebut diperberat keterbatasan armada pengangkut sampah serta kondisi sejumlah kendaraan yang sudah tidak layak pakai. Di sisi lain, kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Puuwatu juga semakin terbatas karena belum didukung sistem pengelolaan yang memadai.

“Yang paling utama adalah kesadaran kita memilah sampah dari rumah masih sangat rendah,” kata Wali Kota Siska.

Masyarakat Peserta Kegiatan Wali Kota Bersama Forkopimda Menyapa

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkot Kendari menyiapkan skema baru melalui pembentukan Lembaga Pengangkut Sampah (LPS) di tingkat kelurahan. Lembaga tersebut nantinya mengangkut sampah rumah tangga dari rumah warga dan membawanya langsung ke TPA Puuwatu.

Sebelum diangkut, masyarakat diminta memilah sampah dari rumah berdasarkan jenisnya, seperti organik, anorganik maupun limbah B3. Pemerintah juga mendorong seluruh kelurahan mengaktifkan Bank Sampah agar sampah yang masih memiliki nilai ekonomi dapat dikelola dan dimanfaatkan.

Program LPS akan mulai diterapkan pada awal September 2026 melalui 15 kelurahan percontohan yang tersebar di delapan kecamatan.

Wali Kota Siska menyebut, wilayah percontohan tersebut meliputi Watu-Watu dan Lahundape di Kecamatan Kendari Barat; Baruga di Kecamatan Baruga; Kasilampe dan Kendari Caddi di Kecamatan Kendari; Lalolara dan Padaleu di Kecamatan Kambu; Korumba di Kecamatan Mandonga; Anduonohu dan Rahandouna di Kecamatan Poasia; Watulondo, Punggolaka dan Lalodati di Kecamatan Puuwatu; serta Anaiwoi dan Mataiwoi di Kecamatan Wua-Wua.

Dalam dialog, masyarakat juga menyampaikan persoalan lain yang berkaitan langsung dengan kenyamanan dan keselamatan warga, termasuk kebutuhan penerangan lampu jalan, perbaikan sejumlah ruas jalan serta pengaturan lalu lintas di kawasan sekolah.

Masukan tersebut menjadi bagian dari ruang komunikasi pemerintah dengan masyarakat untuk mengidentifikasi persoalan berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Pemerintah tidak hanya menyampaikan kebijakan, tetapi juga mendengar kebutuhan warga yang menjadi sasaran pelayanan.

Ketua Komwil VI APEKSI ini, menegaskan, persoalan perkotaan tidak mungkin diselesaikan pemerintah seorang diri. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi dan media diperlukan agar setiap kebijakan dapat berjalan efektif.

“Kota Kendari tidak akan nyaman, tidak akan maju kalau sampah masih terdepan. Oleh karena itu, semuanya harus kita fokuskan perhatian kita terhadap penanganan sampah ini,” tegasnya.

Wali Kota juga menyampaikan kabar mengenai rencana dukungan pendanaan penanganan sampah Kota Kendari pada 2027. Pemerintah kota disebut telah mendapatkan alokasi sekitar Rp140 miliar melalui program yang melibatkan pemerintah pusat dan Bank Dunia.

Masyarakat Peserta Kegiatan Wali Kota Bersama Forkopimda Menyapa

Dukungan tersebut menjadi peluang besar bagi Kendari untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah sekaligus mendorong konsep ekonomi sirkular. Namun, Siska menekankan keberhasilan program tetap bergantung pada keterlibatan masyarakat sejak dari sumber sampah, yakni rumah tangga.

Melalui dialog terbuka di Pantai Nambo, Pemkot Kendari berharap berbagai masukan masyarakat dapat menjadi bahan evaluasi dan dasar dalam menentukan langkah penanganan persoalan kota secara lebih tepat, termasuk sampah, infrastruktur jalan, penerangan dan keselamatan lalu lintas di kawasan pendidikan. (ADV/RBP).

Tags: #Forkopimda#Kecamatan Abeli#Kecamatan Nambo#Kecamatan Poasia#Ketua DPRD Kota Kendari#Pemkot Kendari#Siska Karina Imran#Wali Kota KendariKota Kendari
Previous Post

Wakil Ketua I DPRD Kota Kendari Apresiasi dan Dukung Penuh Program “Wali Kota Kendari Menyapa”

Next Post

Sukses Tarik Perhatian Peserta Upacara, Wakil Ketua I DPRD Kota Kendari Bacakan Teks Proklamasi Dengan Tegas dan Lantang

Next Post

Sukses Tarik Perhatian Peserta Upacara, Wakil Ketua I DPRD Kota Kendari Bacakan Teks Proklamasi Dengan Tegas dan Lantang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ASIA PACIFIC MAYORS ACADEMY 2026

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA

HARI PRAMUKA

SURAT EDARAN WALIKOTA KENDARI

HARI TNI ANGKATAN UDARA

HARI BHAKTI ADHYAKSA 2026

HARI BANK INDONESIA

HUT KAB. MUNA

HUT KAB. BUTUR

HARI BHAYANGKARA

MTQ XXXI

GALUNGAN & KUNINGAN

SELAMAT & SUKSES KOTA KENDARI TUAN RUMAH UCLG ASPAC 2026

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI

SELAMAT HARI RAYA NYEPI

SELAMAT HARI RAYA PASKAH

SELAMAT MEMPERINGATI JUMAT AGUNG

DIRGAHAYU PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA

HUT TNI AU

HARI NELAYAN INDONESIA

© 2023 Informasisultra.com | PT Milenial Kendari Bangkit |   Alamat: BTN PNS Kel. Watubangga Kota Kendari

No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis

© 2023 Informasisultra.com | PT Milenial Kendari Bangkit |   Alamat: BTN PNS Kel. Watubangga Kota Kendari