KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui dinas ketahanan (Disketapang) setempat berencana menggelar gerakan pangan murah di 25 titik di kota Kendari.
Kegiatan pasar murah yang bakal dilaksanakan Dinas ketananan pangan Kota Kendari dalam rangka menekan laju inflasi yang ada di Kota Kendari Sulawesi Tenggara.
Berdasarkan data dari badan pusat statistik (BPS) terjadi kenaikan inflasi di Kota Kendari dari sebelumnya dibulan april 2024 hanya diangka 2,67% naik kini menjadi 3,09% pada bulan Mei 2024 namun hal tersebut masih dalam kategori terkendali.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan kota Kendari, Abdul Rauf mengatakan menjelang hari raya idul adha dan mengantisipasi terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat, sekaligus menekan laju inflasi dalam waktu dekat ini pihaknya akan menggelar gerakan pangan murah di 25 titik di kota Kendari.
“Jadi kita memang memiliki rencana untuk kembali menggelar kegiatan pangan murah di 25 titik dan untuk saat ini kami masih terus berkoordinasi dengan pihak – pihak yang akan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, termasuk dalam menentukan titik untuk menggelar pangan murah ini,” tutur Abdul Rauf di Kendari, Jumat, 31 Mei 2024.

Mantan Kepala Dinas Sosial Kota Kendari ini juga menuturkan, pelaksanaan gerakan pangan murah ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya partisipasi dari pemerintah setempat seperti dari kelurahan – kelurahan yang akan di jadikan lokasi penyelenggaraan pangan murah, sebab berkaitan dengan mobilisasi para distributor yang akan berpartisipasi dalam gerakan pangan murah nantinya.
“Karena perlu saya sampaikan disributor hadir di kelurahan itukan kasihan tidak diberi bantuan apapun dari pemerintah, namun itukah hanya semata – mata karena rasa empati membantu pemerintah dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan hal itu harus kita pikirkan juga,” tutur Abdul Rauf.
Abdul Rauf lebih lanjut berharap dalam gerakan pangan murah nantinya tidak hanya di dukung oleh Dinas Ketahanan Pangan saja namun juga beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terkait lainnya dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan harapan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

“Kita berharap nantinya pada saat pelaksanaan pasar murah seluruh OPD yang tergabung dalam team pengendali inflasi daerah (TPID) Kota Kendari bisa sama sama berpartisipasi saling membantu minimal dengan memasukan produk milik mereka untuk dijual dipasar murah tersebut jangan hanya dinas ketahanan pangan saja,” tutup Abdul Rauf. (ADV/TA).









