KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kendari sangat rutin dalam mengikuti rapat koordinasi (Rakor) bersama bapak mentari dalam negeri (Mendagri) guna membahas soal penanganan inflasi di Kota Kendari.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Kota Kendari, Dasril Yamin, S.STP mengatakan, Berdasarkan arahan dari pemerintah pusat kepada seluruh daerah pihaknya ikut andil dan aktif dalam mengikuti rapat koordinasi bersama menteri dalam negeri guna melaporkan kenaikan maupun penurunan harga bahan pangan di Kota Kendari.
“Inflasi memang menjadi perhatian penting bagi pemerintah baik itu pemerintah pusat maupun pemerintah daerah tak terkecuali pemerintah kota kendari sehingga kita terus terusan melakukan pengecekan harga dipasar pasar guna dilaporkan ke bapak mentri,” kata Dasril Rabu, 3 Juli 2024.
Dasril bilang, Pihaknya sangat aktif melakukan rapat koordinasi bersama bapak mentri dalam negeri guna membahas harga bahan pokok yang ada di Kota Kendari kegiatan rapat koordinasi tersebut rutin dilaksanakan setiap hari senin dan diikuti oleh seluruh Kabupaten dan Kota se-indonesia.
“Rapat Koordinasi dipimpin langasung oleh bapak Mendagri bapak Tito Karnavian guna melakukan pengecekan satu persatu disetiap wilayah apakah terjadi infasi yang signifikan hingga melewati batas atau tidak,” ucapnya.
Untuk itu, Pihaknya yang juga tergabung dalam team pengendali inflasi daerah (TPID) rutin melakukan pengecekan dan pengawasan langsung disetiap pasar pasar yang ada di Kota Kendari khususnya pasar basah mandonga yang menjadi sentral pembelanjaan masyarakat Kota Kendari dan juga pasar sentral Kendari.
Dasril juga mengungkapkan memgapa pihaknya beracuan hanya terhadap 2 titik pasar tersebut yakni pasar basah mandonga dan pasar sentral Kota Kendari karena kedua pasar tersebut menjadi jantung alias pusat dari segala lini kehidupan di Kota Kendari.
“Jadi kami setiap hari kamis atau jumat turun langsung kelapangan guna melakukan pengecekan terkait kestabilan harga dan juga memastika ketersediaan bahan pokok untuk memenuhi permintaan masyarakat Kota Kendari,” ungkapnya.
Tak hanya aktif ke pasar tradisional, Dasril memgklaim pihaknya juga aktif melakukan pengawasan kepada pihak ritel modern dan juga distributor guna mngantisipasi terjadinya penimbunan bahan pokok seperti minyak, gula pasir, telur, dan lain lain.
“Kita dinas pertanian juga aktif dalam melaporkan komoditas yang kerap kali menyumbangkan inflasi yang cukup besar di sektor pertanian, namun kami juga terus berupaya mengambil langkah langkah untuk melakukan pencegahan,” pungkasnya. (ADV/AT).