KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Dalam rangka meningkatkan kebersihan di wilayah Kelurahan Talia Kecamatan Abeli Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) Pemerintah Kelurahan Talia berkolaborasi dengan masyarakat, Rukun Tetangga (RT) dan juga Rukun Warga (RW) Kelurahan Talia membangun fasilitas pembuangan sampah.
Lurah Talia La Wati Badu, S.Sos., Mengatakan, Pembangunan fasilitas pembuangan sampah di Kelurahan Talia merupakan hasil swadaya masyarakat yang melibatkan RT dan RW dan juga pemerintah kelurahan di Kelurahan Talia.
“Dalam rangka meningkatkan kualitas kebersihan di Wilayah Kelurahan Talia, Kami pemerintah kelurahan bersama masyarakat dan RT/RW melakukan swadaya dan gotong royong membangun bak sampah di kelurahan talia,” kata La Wati saat ditemui di ruang kerjanya Selasa, 5 Agustus 2025.
La Wati menambahkan, Masyarakat menanggapi dengan baik pelaksanaan pembangunan bak sampah yang dilakukan secara swadaya di Wilayah Kelurahan Talia.
“Alhamdulillah pembangunannya sudah terlaksana sebanyak 2 unit bak sampah dan hasil itu merupakan hasil swadaya masyarakat di Kelurahan Talia yakni di RT 06 dan RT 07,” ungkapnya.
Dirinya menjelaskan, Kedua wilayah tersebut merupakan wilayah yang memiliki volume sampah yang sangat banyak sehingga pihaknya memprioritaskan pembangunan bak sampah secara swadaya masyarakat di kedua RT tersebut.
Menurut Lawati hal tersebut sesuai dengan instruksi Wali Kota Kendari untuk membangun bak sampah di kawasan pemukiman masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kebersihan dan pengelolaan sampah di lingkungan pemukiman masyarakat.
Hal tersebut juga senada dengan diberlakukannya peraturan daerah (Perda) nomor 6 tahun 2023 tentang pajak daerah dan retribusi daerah dan juga Peraturan Wali Kota (Perwali) Kendari nomor 35 tahun 2024 tentang pelimpahan sebagian kewenangan penagihan pajak daerah dan retribusi daerah kepada pemerintah kecamatan dan kelurahan di Kota Kendari.
“Sekarang penagihan retribusi sampah sudah dilimpahkan kepada pemerintah Kelurahan dan hal ini senada dengan gerakan yang sedang kami bangun di Kelurahan Talia yakni pembangunan bak sampah secara swadaya. Sehingga nantinya masyarakat dan para pelaku usaha tidak bingung lagi sampahnya mau dibuang dimana,” ungkapnya.
Mantan Lurah Poasia ini juga mengaku, Selama pihaknya melakukan sosialisasi terkait retribusi sampah tersebut kepada para pelaku usaha, Dirinya bersama jajaran pemerintah kelurahan kerap kali mendapatkan keluhan terkait sulitnya fasilitas pembuangan sampah.
“Makanya saya berinisiatif untuk berkoordinasi dengan masyarakat untuk bersama-sama secara swadaya membangun bak sampah, Sehingga nantinya tidak perlu lagi timbul pertanyaan dimana kita mau buang sampah sedangkan mereka aktif melakukan pembayaran retribusi sampah kepada pemerintah,” pungkasnya.
La Wati berharap, Dengan inisiatif yang dilakukan oleh dirinya bersama masyarakat dan juga RT/RW mampu menjawab pertanyaan masyarakat terkait lokasi pembuangan sampah secara terpadu di wilayah Kelurahan Talia. (ADV).