KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Dalam rangka menekan angka inflasi di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melaksanakan kegiatan kampanye stop boros pangan yanh dilaksanakan di pelataran kantor Lurah Mokoau Selasa, 21 Mei 2024.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari Muhammad Yusup, S.E., M.Si. yang juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari Dr. Drs Ridwansyah Taridala, M.Si., Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Sulawesi Tenggara Ari Sismanto, Kadis Ketapang Kota Kendari Abdul Rauf, Camat Kambu, Lurah sekecamatan Kambu dan masyarakat.
Pj Wali Kota Kendari Muhammad Yusup mengungkapkan, Kampanye Stop Boros Pangan di Sultra ini untuk pertama kali di lakukan di Kota Kendari oleh karena itu perlu dipahami bersama bahwa kerawanan pangan adalah suatu kondisi ketidakcukupan pangan yang dialami masyarakat atau rumah tangga pada waktu tertentu untuk memenuhi standar kebutuhan fisiologi bagi pertumbuhan dan kesehatan masyarakat.

“Untuk itu, saya berpesan kepada seluruh masyarakat di Kota Kendari untuk tidak boros pangan, kita memanfaatkan betul-betul, makan yang ada untuk kebutuhan kita sehari-hari, ya jangan kita malah kebutuhan yang untuk satu hari dibikin sehari akhirnya terbuang yang 4 hari, itu adalah pemborosan”, ungkap Yusup.
Sementara itu, Kepala Dinas Sultra Ari Sismanto mengatakan, untuk melakukan satu gerakan stop boros pangan makan itu dimulai dari diri kita sendiri.
“Tadi saya katakan luar biasa sampah kita yang terbuang dari bahan makanan maupun dari makanan yang sudah jadi, ya saya sampaikan tadi bahwa kurang lebih hampir 30% sampah makanan kita selalu terbuang setiap hari kalau itu kita bisa lakukan penghematan mulai dari rumah tangga, diri kita sendiri melakukan penghematan, maka pangan kita akan terjaga,” kata Ari Sismanto.

Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mencintai pangan melakukan satu penyelamatan pangan, melakukan gerakan stop pangan.
“Namun masyarakat tidak usah takut dan risau karena kondisi ketersediaan pangan kita di Sulawesi Tenggara dalam kondisi aman dan terjaga, sampai beberapa bulan kedelapan,”pungkasnya.
Senada dengan hal itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan kota Kendari Abdul Rauf mengungkapkan, kampanye Stop Boros Pangan merupakan salah satu program yang menjadi perhatian Badan Pangan Nasional, mengingat masih besarnya angka pemborosan pangan di Indonesia.
“Berkaitan dengan ini, kami mengedukasi masyarakat pada setiap kegiatan termasuk kunjungan langsung pihak hotel,”ungkap Abdul Rauf.
Abdul Rauf mengungkapkan pemberian edukasi seperti ini akan terus dilakukan, tidak hanya pihak hotel tetapi juga pihak rumah sakit dan dunia usaha termasuk kepada masyarakat yang dilakukan hari ini, selain itu ungkap Abdul Rauf selain di lakukan Kampaye Stop Boros Pangan, pihaknya juga melakukan pendistribusian bantuan cadangan pangan pemerintah (CPP) Bulan April 239 kepada Kelompok Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Mokoau.

“Penyaluran bantuan ini merupakan rangkaian bantuan terhadap 20.213 KPM di Kota Kendari,” tutupnya.
Untuk diketahui, Pj Wali Kota Kendari didampingi Sekda Kota Kendari menyerahkan bantuan cadangan pangan pemerintah (CPP) Bulan April 239 kepada Kelompok Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Mokoau. (ADV/AT).









