KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Dalam rangka menekan angka inflasi di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di 11 Kecamatan di seluruh Kota Kendari.
Kegiatan gerakan pangan murah tersebut di gelar serentak di 38 provinsi seluruh Indonesia pada Sabtu 30 Agustus 2025.
Sedangkan untuk Pemerintah Kecamatan Kendari pelaksanaan gerakan pangan murahnya di pusatkan di kantor Kecamatan Kendari.
Camat Kendari Budi Utomo, S.Pi., M.Si., Mengatakan, Pelaksanaan gerakan pangan murah dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sedangkan untuk Kota Kendari pelaksanaannya dibagi di 11 Kecamatan di seluruh wilayah Kota Kendari.
“Sedangkan untuk kami di Kecamatan Kendari kami pusatkan pelaksanaannya di Kantor Kecamatan Kendari dan untuk jumlah beras yang kami order dari Bulog itu sebanyak 7 ton beras, gula 240 kilogram dan minyak goreng 240 liter,” kata Budi Utomo saat ditemui usai pelaksanaan gerakan pasar murah di Kecamatan Kendari.
Budi Utomo juga menambahkan, Berdasarkan hasil rapat yang dilaksanakan oleh tim pengendali inflasi daerah (TPID) Kota Kendari bersama para forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Kendari telah disepakati kouta beras yang dibagi perkecamatan sebanyak 7 ton beras jenis SPHP, gula 240 kilogram dan minyak goreng 240 liter.
“Kouta yang telah diberikan tersebut kemudian nantinya akan dijual kepada seluruh masyarakat di Kecamatan Kendari dan masyarakat datang langsung ke tempat pelaksanaan pasar murah kita untuk membeli yakni di kantor Kecamatan Kendari, Sedangkan untuk jatah perkepala keluarga itu dibatasi yakni hanya 2 karung beras saja atau sebanyak 10 kilogram saja, ucap Budi.
Kegiatan ini juga dipantau langsung oleh pihak perwakilan dari kantor badan urusan logistik (Bulog) Sulawesi Tenggara (Sultra) dan juga dihadiri oleh Kapolsek Kandai.
“Alhamdulillah respon masyarakat sangat baik dengan adanya gerakan pangan murah yang kami laksanakan di kantor Kecamatan Kendari ini hal tersebut terbukti tadi masyarakat datang sejak jam 8 pagi sudah memadati tempat pelaksanaan gerakan pangan murah di kecamatan kendari,” ujarnya.
Kendati demikian Budi Berharap, Dengan adanya pelaksanaan gerakan pangan murah tersebut mampu menstimulasi daya beli masyarakat dan juga mampu meringankan ditengah lonjakan harga pangan yang cukup tinggi di pasaran.
“Kita berharap paling tidak dengan gerakan pangan murah ini mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat khususnya di sektor beras ditengah lonjakan harga beras yang cukup tinggi saat ini dipasaran,” tutupnya.
Untuk diketahui pelaksanaan gerakan pangan murah di 11 Kecamatan di Kota Kendari ini terpusat di Kecamatan Kadia Kota Kendari yang mengikuti acara secara virtual bersama pemerintah pusat melalui zoom. (ADV).