• Indeks
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
Home Berita

Seorang Pemancing Dilaporkan Hilang di Perairan Morowali

19 Agustus 2025
in Tak Berkategori
Reading Time: 2 mins read
Seorang Pemancing Dilaporkan Hilang di Perairan Morowali
819
SHARES
1.4k
VIEWS
Share WAShare on FacebookShare on Twitter

KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Seorang pemancing bernama Toding, warga Desa Samarengga, Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), dilaporkan hilang saat melaut.

Pria berusia 25 tahun tersebut dilaporkan hilang setelah terjatuh dari kapal saat memancing di perairan Pulau Samarengga, Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali, Sulteng.

Informasi awal diterima Pusat Komunikasi Basarnas atau KPP Kendari pada Senin (18/8/2025) pukul 17.10 Wita dari Basarnas Palu mengenai kecelakaan kapal tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, pada pukul 17.30 Wita Tim Rescue Pos SAR Konawe Utara diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan jarak sekitar 48 nautical mile (NM).

Berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca saat pencarian berawan berpotensi hujan ringan, dengan kecepatan angin 19 km/jam dari arah timur laut, serta tinggi gelombang laut 1 – 1,5 meter.

Setibanya di Pulau Samarengga pada pukul 21.05 Wita, Tim SAR langsung berkoordinasi dengan pihak terkait dan merencanakan operasi pencarian (Ops SAR) pada keesokan harinya.

Pencarian pada Selasa (19/8) dimulai pukul 07.00 Wita dengan membagi dua tim. Tim 1 menyisir area 4 NM² bersama Rescuer, Pos AL, dan Polair. Tim 2 menyisir area 4 NM² bersama nelayan setempat dan keluarga korban.

Adapun unsur yang terlibat dalam operasi pencarian ini, yakni Staf Ops Basarnas Kendari, Tim Rescue Pos SAR Konut, Marnit Polair Konut, Pos AL Konut, nelayan sekitar, serta keluarga korban.

Sementara peralatan yang digunakan antara lain rescue car, RIB, longboat, peralatan selam, palsar medis, palsar evakuasi, peralatan komunikasi, serta peralatan keselamatan lainnya.

Kepala Basarnas Kendari, Amiruddin A.S., dalam keterangan tertulisnya Selasa (19/8/2025) pagi mengungkap kronologi kejadian.

“Bermula pada pukul 18.15 Wita, saat korban bersama rekannya pergi memancing di sekitar perairan Samarengga,” terangnya.

Di tengah perjalanan, korban tiba-tiba terjatuh dari kapal. Rekannya sempat memutar balik untuk melakukan pencarian, tetapi hingga laporan ini diterima, hasilnya masih nihil.

Tags: #2025#Kendari
Previous Post

Rayakan Kemerdekaan Ke-80 RI, Resimen II Pelopor Pasbrimob II Gelar Lomba Bersama Anak Panti Asuhan

Next Post

Mahasiswa Baru IAIN Kendari Dapat Pembekalan Nasionalisme dari Ditbinmas Polda Sultra

Next Post

Mahasiswa Baru IAIN Kendari Dapat Pembekalan Nasionalisme dari Ditbinmas Polda Sultra

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SELAMAT & SUKSES KOTA KENDARI TUAN RUMAH UCLG ASPAC 2026

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI

SELAMAT HARI RAYA NYEPI

SELAMAT HARI RAYA PASKAH

SELAMAT MEMPERINGATI JUMAT AGUNG

DIRGAHAYU PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA

HUT TNI AU

HARI NELAYAN INDONESIA

© 2023 Informasisultra.com | PT Milenial Kendari Bangkit |   Alamat: BTN PNS Kel. Watubangga Kota Kendari

No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis

© 2023 Informasisultra.com | PT Milenial Kendari Bangkit |   Alamat: BTN PNS Kel. Watubangga Kota Kendari

Exit mobile version