KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Anggota DPRD Kota Kendari, Samsuddin Rahim, menggelar pertemuan dengan warga Kecamatan Kadia dan Wuawua dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat terkait berbagai permasalahan yang dihadapi. Dalam pertemuan tersebut, ia menerima sejumlah usulan dari warga yang berkaitan dengan infrastruktur dan penanganan banjir.
Salah satu keluhan utama yang disampaikan warga adalah terkait kondisi infrastruktur di wilayah mereka. Warga mengusulkan perbaikan jalan, drainase, dan deker yang sudah mengalami kerusakan di beberapa titik. Infrastruktur yang baik sangat penting untuk menunjang aktivitas warga sehari-hari dan mencegah terjadinya permasalahan seperti genangan air dan kemacetan.
Menanggapi hal tersebut, Samsuddin Rahim menegaskan bahwa pihaknya telah menampung aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat dan akan mengupayakan agar segera direalisasikan dalam program kerja ke depan.
“Aspirasi perbaikan infrastruktur tentunya sudah banyak yang direalisasikan pada 2024 lalu. Adapun untuk 2025 ini, seluruh usulan masyarakat tinggal menunggu waktu untuk diturunkan ke masyarakat,” jelas Samsuddin Rahim.

Sebagai seorang wakil rakyat, ia menyatakan bahwa menjadi tugasnya untuk memastikan bahwa kebutuhan masyarakat terpenuhi dan usulan yang disampaikan mendapatkan perhatian dari pemerintah.
Selain perbaikan infrastruktur, warga juga meminta agar pemerintah lebih serius dalam menangani masalah banjir. Beberapa wilayah di Kecamatan Kadia dan Wuawua sering mengalami banjir saat hujan deras, yang mengakibatkan kerugian bagi warga setempat.
Samsuddin Rahim menyampaikan bahwa pihaknya memahami keresahan masyarakat terkait banjir dan akan berusaha untuk memastikan bahwa pemerintah mengambil langkah konkret dalam mengatasi permasalahan ini. Ia juga menegaskan bahwa salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan memperbaiki sistem drainase agar air hujan dapat mengalir dengan lebih baik dan tidak menyebabkan genangan di pemukiman warga.
“Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan banjir bisa lebih optimal. Hal ini penting karena berdampak langsung terhadap kenyamanan dan keamanan warga,” ungkapnya.
Sebagai seorang politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Samsuddin Rahim berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap aspirasi masyarakat yang ia terima dapat segera ditindaklanjuti. Ia menjelaskan bahwa usulan yang telah disampaikan oleh warga pada pertemuan kali ini akan direalisasikan pada tahun 2026 mendatang.
Namun sebelum itu, ia akan membawa hasil pertemuan ini dalam pleno DPRD Kota Kendari. Aspirasi warga akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari pokok pikiran anggota DPRD Kota Kendari dalam penyusunan anggaran tahun berikutnya.
“Jadi insya Allah aspirasi masyarakat ini akan segera kami realisasikan dengan baik. Sebab aspirasi masyarakat merupakan tanggung jawab kita bersama,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa sebagai perwakilan rakyat, dirinya dan rekan-rekan di DPRD memiliki kewajiban untuk menampung dan merealisasikan kebutuhan masyarakat melalui program-program pembangunan yang tepat sasaran.
Dalam pertemuan ini, warga berharap agar seluruh usulan yang telah disampaikan bisa segera mendapatkan tindak lanjut dari pemerintah. Mereka juga menginginkan adanya komunikasi yang lebih intensif antara masyarakat dan anggota DPRD agar permasalahan yang dihadapi dapat segera dicarikan solusinya.
Menanggapi harapan tersebut, Samsuddin Rahim berjanji akan terus memantau perkembangan usulan yang telah diterima. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap aktif dalam menyampaikan keluhan dan aspirasi mereka, sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami selalu terbuka untuk mendengar masukan dari masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa bersama-sama membangun Kota Kendari menjadi lebih baik,” pungkasnya.
Dengan adanya pertemuan ini, warga Kecamatan Kadia dan Wuawua berharap agar perbaikan infrastruktur dan penanganan banjir dapat segera direalisasikan. Mereka optimis bahwa dengan perhatian dari DPRD, berbagai permasalahan yang dihadapi dapat segera mendapatkan solusi yang konkret.(ADV/IRN)









