KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Poasia mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama dan berkolaborasi dalam melakukan penanganan stunting di kecamatan poasia.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Plh. Pimpinan BLUD UPTD Puskesmas Poasia Kendari Haryanto saat ditemui diruang kerjanya Jumat, 20 September 2024.
Menurut Haryanto, Masalah stunting di wilayah Kota Kendari merupakan masalah yang sangat serius tak terkecuali di wilayah kecamatan poasia sehingga memang menjadi perhatian khusus dari pemerintah dan seluruh stakeholder.

“Memang kami sudah memiliki data stunting diseluruh kelurahan se kecamatan poasia yang akurat karena kita by name by addres, termasuk tinggi dan berat badannya yang kemudian kita lakukan pemantauan setiap bulan,” kata Haryanto.
Pria yang akrab disapa Anto ini juga memaparkan, berdasarkan data yang ada disetiap kelurahan dan kelurahan dengan angka stunting tertinggi di kecamatan poasia adalah kelurahan Anduonohu sebanyak 8 orang disusul kelurahan matabubu dan anggoeya 4, kelurahan wundumbatu 3 orang dan kelurahan Rahandouna 2 orang.
Kendati demikian Anto berharap, kerjasama lintas sektor harus dilakukan agar stunting di kecamatan poasia tidak mengalami penambahan bahkan jika bisa terus berkurang, mengingat stunting adalah masalah yang sangat serius untuk kemudian ditangani.
“Stunting ini dapat menimbulkan sejumlah masalah kesehatan yang benar benar sangat tidak diinginkan, katena memang penanganannya tidak bisa dilakukan hari ini kita berikan penanganan besok nya sudah hilang, tidak seperti itu,” ucap Anto.

Salah satu langkah yang dilakukan puskesmas poasia adalah memberikan pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal untuk ibu hamil yang mengalami kekurangan energi atau ibu hamil kronik dan juga balita yang kekurangan gizi yang dilakukan rutin selama 120 hari.
“Jadi memang ini kita lakukan harus secara telaten kita lakukan dan kita akan terus pantau perkembangannya,” pungkasnya.
Senada dengan hal itu Camat Poasia Roniva Mandalay Putera, S. Sos. mendukung penuh pihak puskesmas poasia dalam melakukan penanganan stunting diwilayah kecamatan poasia kota kendari.

“tentu kami pemerintah kecamatan mendukung penuh program penanganan stunting di kecamatan poasia, karena anak anak kita merupakan masa depan dan penerus estafet kepemimpinan sehingga pentingnya pertumbuhan itu harus menjadi perhatian khusus,” tutup Rovina. (ADV/EST).









