KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Dalam rangka memperkuat perpajakan guna pengoptimalisasian Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Kendari, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menggelar kerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tanggerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten.
Kerjasama tersebut dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Replikasi Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA) di Tangerang Selatan, Senin 21 September 2026.
Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Wali Kota Kendari, Gubernur Banten Andra Soni serta sekitar 60 kepala daerah dari berbagai daerah yang melakukan penandatanganan MoU replikasi SISGITA.
SISGITA merupakan sistem berbasis geospasial yang mengintegrasikan data Nomor Objek Pajak (NOP) Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dengan Nomor Induk Bidang (NIB) pada data pertanahan.
Sistem tersebut diharapkan dapat memperkuat akurasi data, dan memetakan potensi pajak dan mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sementara itu, Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., Mengatakan, replikasi SISGITA menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data dan teknologi.
“Dengan data yang lebih terintegrasi, kami berharap potensi penerimaan daerah dapat dipetakan secara lebih akurat dan pelayanan kepada masyarakat semakin mudah, cepat dan transparan,” kata Siska Karina Imran.
Ditempat yang sama, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menuturkan integrasi data tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola pendapatan daerah.
“Integrasi ini tentunya dapat memberikan manfaat berupa pemetaan dan pemutakhiran data spasial NIB dan NOP, pemutakhiran data wajib pajak, optimalisasi potensi objek PBB-P2 dan peningkatan kemudahan pelayanan bagi masyarakat,” tutur Benyamin.
Dalam kegiatan tersebut turut serta melakukan penandatangan PKS, Plt. Kepala Bapenda Kota Kendari, Rudy Lakebo dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kendari Sahuriyanto.
Plt. Kepala Bapenda Kota Kendari, Rudy Lakebo, mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan BPN Kota Kendari untuk menyiapkan penerapan sistem tersebut.
“Kami berharap replikasi dapat segera dilakukan dan setelah aplikasi ini digunakan, ada peningkatan pendapatan, khususnya dari sektor PBB dan BPHTB,” ujar Rudy.
Selain Kendari, replikasi SISGITA juga diikuti sejumlah pemerintah daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra) yakni Kabupaten Kolaka, Kabupaten Kolaka Timur, Kabupaten Konawe, Kabupaten Bombana dan Kabupaten Buton. (ADV/FR).