• Indeks
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
informasisultra.com
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
Home Berita Advetorial

Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Bappeda Kota Kendari Susun Rencana Aksi Daerah Stunting 2025-2029

29 Juli 2026
in Advetorial, Advetorial, Berita, Kesehatan, Kota Kendari, Pemerintahan, Sulawesi Tenggara
Reading Time: 2 mins read

Pelaksanaan FGD di Ruang Rapat Bappeda Kota Kendari

819
SHARES
1.4k
VIEWS
Share WAShare on FacebookShare on Twitter

KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Dalam rangka penanganan stunting di Kota Kendari Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kendari menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan Dokumen Rencana Aksi Daerah (RAD) Stunting Kota Kendari tahun 2025-2029.

Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bappeda Kota Kendari, Atikasari ini, berlangsung di Ruang Rapat Bappeda Kota Kendari, Rabu 29 Juli 2026.

FGD ini diselenggarakan sebagai langkah awal untuk menghimpun data, masukan, serta menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan dalam penyusunan dokumen RAD Stunting.

BacaJuga

Pemkot Kendari Perkuat Pengendalian Harga Pangan, Kebutuhan Telur MBG Capai 100 Ribu Butir Perhari

Sekda Dorong Percepatan Tracing TBC di Kota Kendari

TPID Kota Kendari Ikuti Rakor Inflasi Bersama Mendagri

Pelaksanaan FGD Bappeda Kota Kendari

Dokumen tersebut akan menjadi pedoman pemerintah daerah dalam melaksanakan berbagai program percepatan penurunan stunting secara terarah, terukur, dan berkelanjutan selama periode 2025–2029.

Dalam arahannya, Atikasari menegaskan bahwa, penyusunan RAD Stunting membutuhkan dukungan data yang akurat dan kolaborasi lintas sektor agar strategi yang dirumuskan benar-benar menjawab tantangan penanganan stunting di Kota Kendari.

“Keberhasilan upaya percepatan penurunan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh organisasi perangkat daerah dan mitra terkait,” ungkapnya.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bappeda Kota Kendari, Atikasari Saat Memimpin Pelaksanaan FGD

FGD tersebut melibatkan berbagai instansi, di antaranya BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta sejumlah bidang di lingkungan Bappeda Kota Kendari.

Selain perangkat daerah, kegiatan ini juga menghadirkan tenaga ahli yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan masyarakat dan gizi, yakni Dr. Sultan Akbar Toruntju, SKM., M.Kes., Dr. La Banudi, SST., M.Kes., Rasmaniar, SKM., M.Kes., dan Sudarmin, S.Gz., M.Gizi. Kehadiran para akademisi dan tenaga ahli diharapkan dapat memberikan masukan ilmiah dalam penyusunan kebijakan yang berbasis data dan kebutuhan daerah.

Selama diskusi, peserta membahas berbagai aspek yang menjadi fokus intervensi percepatan penurunan stunting, mulai dari penguatan layanan kesehatan ibu dan anak, peningkatan gizi masyarakat, ketahanan pangan, penyediaan sanitasi dan permukiman yang layak, hingga penguatan edukasi serta komunikasi publik.

Setiap perangkat daerah juga memaparkan peran dan kontribusinya sesuai tugas dan fungsi masing-masing dalam mendukung target penurunan prevalensi stunting.

Situasi Ruang Rapat Bappeda Kota Kendari Saat Pelaksanaan FGD

Melalui FGD ini, Pemerintah Kota Kendari berharap penyusunan Dokumen Rencana Aksi Daerah Stunting Tahun 2025–2029 dapat menghasilkan kebijakan yang komprehensif, terintegrasi, dan implementatif. Sinergi lintas sektor yang dibangun diharapkan mampu memperkuat upaya percepatan penurunan stunting sehingga terwujud generasi Kota Kendari yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing. (ADV/RBP). 

Tags: #Kendari Semakin Maju#Pemkot Kendari#Stunting#Wakil Wali Kota Kendari#Wali Kota KendariKota Kendari
Previous Post

Kukuhkan 8 Guru Besar, Plt Rektor Sebut Bukti Nyata Komitmen UHO Perkuat Riset, Akademik dan Pengabdian Untuk Masyarakat

Next Post

Kapolda Sultra Pimpin Sertijab 5 PJU dan 5 Kapolres

Next Post
Kapolda Sultra Pimpin Sertijab 5 PJU dan 5 Kapolres

Kapolda Sultra Pimpin Sertijab 5 PJU dan 5 Kapolres

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ASIA PACIFIC MAYORS ACADEMY 2026

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA

HARI PRAMUKA

SURAT EDARAN WALIKOTA KENDARI

HARI TNI ANGKATAN UDARA

HARI BHAKTI ADHYAKSA 2026

HARI BANK INDONESIA

HUT KAB. MUNA

HUT KAB. BUTUR

HARI BHAYANGKARA

MTQ XXXI

GALUNGAN & KUNINGAN

SELAMAT & SUKSES KOTA KENDARI TUAN RUMAH UCLG ASPAC 2026

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI

SELAMAT HARI RAYA NYEPI

SELAMAT HARI RAYA PASKAH

SELAMAT MEMPERINGATI JUMAT AGUNG

DIRGAHAYU PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA

HUT TNI AU

HARI NELAYAN INDONESIA

© 2023 Informasisultra.com | PT Milenial Kendari Bangkit |   Alamat: BTN PNS Kel. Watubangga Kota Kendari

No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis

© 2023 Informasisultra.com | PT Milenial Kendari Bangkit |   Alamat: BTN PNS Kel. Watubangga Kota Kendari