• Indeks
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
informasisultra.com
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
Home Berita

Penumpang dan Awak Kapal Berhasil Dievakuasi, 2 ABK Tewas Usai Tragedi Kebakaran KM Legenda Nusantara 99

1 September 2026
in Berita, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara
Reading Time: 2 mins read

KM Legenda Nusantara 99 Saat Mengalami Kebakaran

819
SHARES
1.4k
VIEWS
Share WAShare on FacebookShare on Twitter

BOMBANA, INFORMASISULTRA.COM – Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seluruh penumpang dan awak KM Legenda Nusantara 99 yang mengalami kebakaran di perairan antara Pulau Selayar dan Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Selasa 1 September 2026.

Meski seluruh 13 orang di atas kapal (Person On Board/POB) berhasil dievakuasi, dua anak buah kapal (ABK) meninggal dunia, sementara satu korban lainnya mengalami keracunan bahan kimia dan menjalani perawatan medis.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Kendari, Iwan Gunawan, mengatakan informasi mengenai kebutuhan evakuasi medis diterima Comm Centre KPP Kendari pada pukul 08.35 Wita dari pelapor bernama Zaenal.

BacaJuga

Rizky Brilian Pagala Dipercaya Oleh Hary Tanoesoedibjo Jadi Salah Satu Pimpinan Sidang Pada Rakernas dan Munaslub PB POBSI 2026

Pimpin Apel Pagi, Bupati Kolaka Tekankan Kedisiplinan dan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat

800 Temuan BPK Segera Ditertibkan, Gubernur Sultra Komitmen Perkuat Pengamanan Aset Daerah

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 08.55 Wita Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna bersama unsur SAR gabungan diberangkatkan menuju titik temu menggunakan speedboat Polair. Lokasi pertemuan berada sekitar 3,5 mil laut dari Pelabuhan Tampo.

Operasi penyelamatan berlangsung dalam kondisi cuaca berawan dengan potensi hujan ringan. Berdasarkan data BMKG, kecepatan angin berkisar 5 kilometer per jam dari arah timur laut dengan tinggi gelombang antara 0,5 hingga 0,75 meter.

Di lokasi, Tim SAR Gabungan bertemu dengan kapal penolong KM KBR Benua Dua yang lebih dahulu menyelamatkan seluruh awak kapal dari lokasi kebakaran. Selanjutnya proses evakuasi medis dilakukan terhadap seluruh korban.

Sebanyak 12 korban tiba di Pelabuhan Tampo pada pukul 10.40 Wita dan langsung dievakuasi menggunakan ambulans milik Puskesmas Tampo dan Kesehatan Pelabuhan menuju RSUD L.M. Baharuddin untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, pada pukul 11.00 Wita, tim di lapangan melaporkan salah seorang korban, Yudi Bagus (22), meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Tim SAR Gabungan kemudian kembali ke KM KBR Benua Dua untuk mengevakuasi jenazah korban lainnya, John Petro (42), yang menjabat sebagai Mualim II. Jenazah tiba di Pelabuhan Tampo pada pukul 12.30 Wita dan selanjutnya dibawa ke RSUD L.M. Baharuddin.

Dengan berhasil dievakuasinya seluruh 13 personel di atas kapal, Operasi SAR terhadap kecelakaan KM Legenda Nusantara 99 resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing.

Berdasarkan kronologi, kebakaran terjadi sekitar pukul 01.00 Wita saat KM Legenda Nusantara 99 berlayar dari Jakarta menuju Morowali dengan mengangkut muatan bahan kimia (chemical) dan alat berat.

Kebakaran diduga dipicu kebocoran cairan kimia yang mengakibatkan tiga awak kapal mengalami keracunan.

Seluruh awak kapal berhasil diselamatkan oleh KM KBR Benua Dua sebelum akhirnya dievakuasi secara medis oleh Tim SAR Gabungan.

Operasi penyelamatan melibatkan KPP Kendari, Unit Siaga SAR Muna, kru KM KBR Benua Dua, Polair Muna, Polsek Tampo, Babinsa Tampo, KUPP Raha, Kesehatan Pelabuhan, Puskesmas Tampo, Dinas Kesehatan Muna, serta masyarakat sekitar.

Dalam insiden tersebut, dua korban meninggal dunia masing-masing John Petro (42), Mualim II, dan Yudi Bagus (22), jurusan minyak. Sementara nahkoda kapal, Sahriar (42), mengalami keracunan bahan kimia dan masih menjalani perawatan bersama korban lainnya.

Tags: #Basarnas Kendari#Sulawesi Tenggara
Previous Post

Kolaborasi Bersama Kejaksaan, Wali Kota Kendari Fasilitasi Nelayan Miliki e-Pas Kecil

Next Post

7 Hari Tanpa Jejak, Basarnas Tutup Operasi Pencarian Warga Hilang di Hutan USN Kolaka

Next Post

7 Hari Tanpa Jejak, Basarnas Tutup Operasi Pencarian Warga Hilang di Hutan USN Kolaka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ASIA PACIFIC MAYORS ACADEMY 2026

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA

HARI PRAMUKA

SURAT EDARAN WALIKOTA KENDARI

HARI TNI ANGKATAN UDARA

HARI BHAKTI ADHYAKSA 2026

HARI BANK INDONESIA

HUT KAB. MUNA

HUT KAB. BUTUR

HARI BHAYANGKARA

MTQ XXXI

GALUNGAN & KUNINGAN

SELAMAT & SUKSES KOTA KENDARI TUAN RUMAH UCLG ASPAC 2026

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI

SELAMAT HARI RAYA NYEPI

SELAMAT HARI RAYA PASKAH

SELAMAT MEMPERINGATI JUMAT AGUNG

DIRGAHAYU PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA

HUT TNI AU

HARI NELAYAN INDONESIA

© 2023 Informasisultra.com | PT Milenial Kendari Bangkit |   Alamat: BTN PNS Kel. Watubangga Kota Kendari

No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis

© 2023 Informasisultra.com | PT Milenial Kendari Bangkit |   Alamat: BTN PNS Kel. Watubangga Kota Kendari