KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Pengurus Provinsi (Pengprov) Akuatik Indonesia Sulawesi Tenggara (Sultra) menilai pengelola kolam renang Dispora Sultra menghambat pembinaan atlit prestasi di daerah ini.
Sekretaris Akuatik Indonesia Sultra Muhammad Zulfikar mengatakan, pihaknya menilai demikian karena sejauh ini ada kesan petugas di kolam renang menghambat proses latihan atlit renang Sultra.
Salah satu buktinya kata Zulfikar, saat atlitnya berlatih tadi sore tiba-tiba pengelola Kolam renang menurunkan obat ke kolam yang berdampak atlit uang sedang berlatih berhenti berlatih.
“Kalau mengacu jadwal menurunkan obat dilakukan pada Selasa dan jumat. Selain itu juga pihak pengelola kolam memberitahukan kepada kami sebelum menurunkan obat, tetapi kejadian tadi sore sama sekali tidak ada pemberitahuan,”jelasnya.
Fikar menuturkan, tujuan kolam renang KONI Sultra di rehab untuk pembinaan prestasi,. Selain itu, Jam 17.00 sampai 20.00 yang digunakan untuk berlatih itu sudah diluar jam umum tapi masih di persulit oleh pengelola kolam.
Menariknya lagi lanjut pelatih renang Sultra ini, latihan para atlit renang di kolam sudah ada surat dari gubernur Sultra Andi Sumangerukka tapi orang orang dilapangan malah sebaliknya tidak mendukung surat tersebut.
“Selama kami latihan di Kolam Listrik juga bayar sendiri dengan menggunakan KWH yang kami pasang sendiri untuk nyalakan lampu,”tuturnya.
Fikar menukaskan, Kadispora Sultra sudah pernah bertemu dengannya dan sudah memerintahkan keseluruh petugas di kolam renang untuk memberikan kompensasi berlatih bagi atlit berprestasi.
“Kami sedikit bingung Gubernur Sudah mendisposisi surat dan Kadispora Sultra sudah menindaklanjuti surat tersebut tetapi justru dipersulit oleh orang lapangan,”tukasnya.










Pihak kolam renang koni selalu mempersulit atlit..
Pihak kolam renang koni selalu mempersulit atlit dengan segala macam alasan.