• Indeks
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
informasisultra.com
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
Home Berita

Pemkot Berhasil Jaga Kestabilan Harga Pangan, Inflasi di Kota Kendari Tunjukan Tren Positif

3 September 2026
in Berita, Kota Kendari, Pemerintahan, Sulawesi Tenggara
Reading Time: 2 mins read

Asisten II Setda Kota Kendari Saat Memimpin Rapat Pengendalian Inflasi di Kota Kendari Bersama BPS Kota Kendari

819
SHARES
1.4k
VIEWS
Share WAShare on FacebookShare on Twitter

KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari dibawah Kepemimpinan Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran dan Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman terus bekerja dalam rangka menjaga kestabilan harga pangan di Kota Kendari dengan berbagai program diantaranya adalah gerakan pangan murah (GPM).

Hal tersebut berdampak langsung terhadap tren inflasi di Kota Kendari yang menunjukkan tren penurunan dan semakin mendekati level moderat.

Asisten II Setda Kota Kendari, Nismawati, mengatakan inflasi Kota Kendari kini berada pada angka 3,66 persen. Angka tersebut hanya terpaut 0,16 persen dari level moderat 3 persen.

BacaJuga

Pemkot Kendari Perkuat Pengendalian Harga Pangan, Kebutuhan Telur MBG Capai 100 Ribu Butir Perhari

Sekda Dorong Percepatan Tracing TBC di Kota Kendari

TPID Kota Kendari Ikuti Rakor Inflasi Bersama Mendagri

“Alhamdulillah bulan ini inflasi kita sudah turun dan mendekati angka moderat, 3,66. Tinggal turun 0,16,” kata Nismawati.

Meski masih menjadi daerah dengan angka inflasi tertinggi di Sulawesi Tenggara, kondisi tersebut dinilai tetap menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Selisih inflasi Kota Kendari dengan Kabupaten Kolaka yang berada di angka 3,60 persen hanya 0,06 persen.

Nismawati menjelaskan, tekanan inflasi pada periode ini lebih banyak berasal dari kelompok komoditas nonmakanan. Kondisi tersebut membuat ruang intervensi langsung pemerintah daerah relatif terbatas karena sebagian besar komoditas penyumbang inflasi berada di luar kewenangan Pemerintah Kota Kendari.

Berdasarkan data yang disampaikan, terdapat 10 komoditas yang memberikan kontribusi terhadap inflasi Kota Kendari. Angkutan udara menjadi penyumbang tertinggi dengan andil 0,81 persen, disusul emas perhiasan sebesar 0,45 persen dan bahan bakar rumah tangga 0,30 persen.

Selanjutnya, bensin memberikan andil 0,27 persen, akademi/perguruan tinggi 0,24 persen, telepon seluler 0,18 persen, mobil 0,14 persen, ikan kembung 0,11 persen, sigaret kretek mesin 0,11 persen, serta lemari pakaian sebesar 0,09 persen.

Dari sejumlah komoditas tersebut, ikan kembung menjadi salah satu komoditas yang dapat mendapat perhatian lebih langsung dari pemerintah daerah karena berkaitan dengan kebutuhan pangan masyarakat.

“Secara umum Pemkot Kendari tidak punya kewenangan untuk intervensi, kecuali ikan kembung,” jelas Nismawati.

Meski demikian, Pemerintah Kota Kendari tetap memantau perkembangan harga dan berbagai faktor yang memengaruhi inflasi. Upaya pengendalian terus dilakukan melalui koordinasi bersama pihak terkait, terutama terhadap komoditas yang menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Pemkot Kendari juga melihat penurunan inflasi ini sebagai perkembangan yang patut disyukuri. Dengan selisih yang semakin kecil menuju angka moderat, pemerintah berharap tren tersebut dapat terus terjaga pada periode berikutnya.

Nismawati menegaskan, pengendalian inflasi membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Tidak seluruh penyebab kenaikan harga dapat diintervensi pemerintah daerah, sehingga koordinasi dan pemantauan kondisi ekonomi menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas harga.

Dengan inflasi yang mulai bergerak turun, Pemkot Kendari optimistis kondisi ekonomi daerah tetap terjaga dan daya beli masyarakat dapat terus dipertahankan.

Tags: #Amir Hasan#Inflasi#Kendari Semakin Maju#Pemkot Kendari#Sekda Kota Kendari#Siska Karina Imran#Sudirman#Wakil Wali Kota Kendari#Wali Kota KendariKota Kendari
Previous Post

Implementasi Permenag Nomor 24 Tahun 2024 dan KMA Nomor 1644 Tahun 2025, 5 Perempuan di Sultra Pimpin KUA

Next Post

Layanan Call Center 112 Kendari Semakin Maju Terima 2.740 Panggilan

Next Post

Layanan Call Center 112 Kendari Semakin Maju Terima 2.740 Panggilan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ASIA PACIFIC MAYORS ACADEMY 2026

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA

HARI PRAMUKA

SURAT EDARAN WALIKOTA KENDARI

HARI TNI ANGKATAN UDARA

HARI BHAKTI ADHYAKSA 2026

HARI BANK INDONESIA

HUT KAB. MUNA

HUT KAB. BUTUR

HARI BHAYANGKARA

MTQ XXXI

GALUNGAN & KUNINGAN

SELAMAT & SUKSES KOTA KENDARI TUAN RUMAH UCLG ASPAC 2026

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI

SELAMAT HARI RAYA NYEPI

SELAMAT HARI RAYA PASKAH

SELAMAT MEMPERINGATI JUMAT AGUNG

DIRGAHAYU PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA

HUT TNI AU

HARI NELAYAN INDONESIA

© 2023 Informasisultra.com | PT Milenial Kendari Bangkit |   Alamat: BTN PNS Kel. Watubangga Kota Kendari

No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis

© 2023 Informasisultra.com | PT Milenial Kendari Bangkit |   Alamat: BTN PNS Kel. Watubangga Kota Kendari