KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Pemerintah Kelurahan Rahandouna Kecamatan Poasia Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalurkan bantuan kepada para penerima manfaat di Kelurahan Rahandouna Kamis, 24 Juli 2025.
Penyaluran tersebut dipimpin langsung oleh Lurah Rahandouna Muhammad Ismail di pelataran kantor Kelurahan Rahandouna.
Lurah Rahandouna Muhammad Ismail mengatakan, Pihaknya secara langsung menyalurkan bantuan beras kepada para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Rahandouna dan juga dirangkaikan dengan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) Sultra.
“Masyarakat juga sangat merasa terbantu dan antusias dengan adanya gerakan pangan murah di kelurahan rahandouna ini yang di selenggarakan oleh Perum Bulog Sultra,” kata Ismail saat ditemui diruang kerjanya.
Ismail juga menambahkan, Beras bantuan yang diserahkan juga merupakan bantuan kepada masyarakat untuk 2 bulan ke depan sebanyak 20 kilo gram per kepala keluarga dan sebanyak 217 keluarga penerima manfaat yang mendapatkan bantuan tersebut.
Tak hanya itu, Pihaknya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) Republik Indonesia (RI) melalui Komando Resor Militer (Korem) 147 Halu Oleo dan juga Komando Distrik Militer (Kodim) 1417 Kendari yang berkolaborasi dengan Bulog Sultra yang telah memilih Kelurahan Rahandouna sebagai tempat penyaluran langsung beras bantuan tersebut.
“Kita juga mengucapkan banyak terima kasih dan merasa bangga telah di kunjungi langsung oleh bapak Komandan Korem 147 Halu Oleo dalam rangka penyaluran secara langsung beras bantuan tersebut,” ungkap Ismail.
Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Sultra Siti Mardati Saing menuturkan, Penyaluran beras merupakan wujud kolaborasi antara TNI dan juga Perum Bulog Sultra dalam rangka mewujudkan swasembada pangan di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) khususnya Kota Kendari.
“Proses pendistribusian nya juga dikawal langsung oleh teman-teman dari TNI dan ini merupakan salah satu kolaborasi antara mabes TNI dan Bulog dalam rangka swasembada pangan,” ujarnya.
Siti Mardati juga menambahkan, Untuk di Kelurahan Rahandouna kurang lebih 127 Kartu Keluarga yang menerima bantuan tersebut sedangkan untuk target wilayah Sultra pihak Bulog Sultra telah mendistribusikan sekitar 66, 8 persen.
“Tadi juga kita melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang di laksanakan dalam rangka mengantisipasi lonjakan harga pangan yang tinggi ini juga merupakan langkah untuk melakukan stabilisasi harga di pasaran,” pungkasnya.
Ia juga bilang, Dalam rangka mengantisipasi harga pangan yang cukup tinggi di pasaran untuk pemerintah menginstruksikan kepada Bulog untuk mendistribusikan beras yang di kelola oleh perum bulog kepada masyarakat yang rentan terdampak dengan lonjakan harga yang ada di pasaran.
“Makanya pemerintah menugaskan bulog untuk mendistribusikan beras sebanyak 10 KG untuk dua bulan alokasi sehingga penerima bantuan pangan itu menerima 20 KG beras setiap kartu keluarga dari pemerintah,” tuturnya.
Tak hanya itu, Bulog juga ditugaskan untuk mendistribusikan cadangan beras milik pemerintah melalui gerakan pangan murah (GPM) seperti yang dilaksanakan di Kelurahan Rahandouna.
“Beras yang disalurkan kepada masyarakat melalui gerakan pagan murah itu di jual dengan harga murah dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp. 12.500,” tutupnya. (ADV).