• Indeks
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
Home Berita

Kota Kendari Duduki Peringkat Pertama Dengan Pengidap HIV/AIDS Terbanyak di Sultra

31 Desember 2024
in Berita, Kota Kendari, Pemerintahan
Reading Time: 2 mins read
Kota Kendari Duduki Peringkat Pertama Dengan Pengidap HIV/AIDS Terbanyak di Sultra
819
SHARES
1.4k
VIEWS
Share WAShare on FacebookShare on Twitter

KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Kota Kendari yang menjadi ibu kota provinsi sulawesi tenggara (Sultra) menduduki peringkat pertama dengan pengidap HIV/AIDS terbanyak di Sultra.

Kematian akibat HIV/AIDS di Sulawesi Tenggara (Sultra) tercatat mencapai 42 kasus, dari 567 pengidap, sepanjang Januari hingga Oktober 2024.

Dari ratusan pengidap HIV/AIDS ini, Kota Kendari dan Kota Baubau tercatat sebagai daerah yang masuk kategori tinggi jumlah kasus, sehingga diperlukan upaya lebih lanjut dalam pencegahan dan edukasi tentang penyakit tersebut.

“Kasus kematian ini menunjukkan pentingnya perhatian lebih dalam pencegahan dan edukasi tentang HIV/AIDS di daerah ini,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sultra, Usnia, Senin, 31 Desember 2024.

Sebagian besar kasus HIV/AIDS terjadi di dua kota besar di Sultra, yaitu Kota Kendari dengan 266 kasus dan Kota Baubau dengan 103 kasus.

Selain itu, beberapa kabupaten juga melaporkan angka kasus yang signifikan, seperti Kabupaten Konawe (15 kasus), Muna Barat (13 kasus), Buton Selatan (15 kasus), dan Wakatobi (25 kasus).

Distribusi kasus HIV/AIDS di kabupaten lainnya meliputi:

• Buton Utara: 1 kasus

• Bombana: 9 kasus

• Kolaka: 48 kasus

• Buton Tengah: 25 kasus

• Muna: 16 kasus

• Konawe Kepulauan: 3 kasus

• Kolaka Timur: 3 kasus

Hanya Kabupaten Konawe Utara dan Kolaka Utara tercatat tidak memiliki kasus HIV/AIDS sepanjang tahun 2024.

Meski angka kematian akibat HIV/AIDS cukup signifikan, Dinas Kesehatan Provinsi Sultra terus melaksanakan berbagai program edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, terutama mengenai bahaya HIV/AIDS dan pentingnya deteksi dini.

Program edukasi ini dilakukan secara rutin di sekolah-sekolah, terutama di Kota Kendari, dengan tujuan untuk memperkenalkan sejak dini pengetahuan tentang pencegahan HIV/AIDS kepada generasi muda.

“Edukasi yang masif dan deteksi dini sangat penting dalam menanggulangi penyebaran HIV/AIDS, agar masyarakat lebih waspada dan memahami langkah-langkah pencegahannya,” pungkasnya.

Tags: #2024#Kendari#Sulawesi Tenggara#Sultra
Previous Post

Koperasi TKBM Karya Bahari Kendari Siap Menjaga Keamanan Pasca Pilkada

Next Post

Refleksi Akhir Tahun 2024, LM Rajab Jinik Soroti Sejumlah Masalah di Kota Kendari

Next Post

Refleksi Akhir Tahun 2024, LM Rajab Jinik Soroti Sejumlah Masalah di Kota Kendari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SELAMAT & SUKSES KOTA KENDARI TUAN RUMAH UCLG ASPAC 2026

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI

SELAMAT HARI RAYA NYEPI

SELAMAT HARI RAYA PASKAH

SELAMAT MEMPERINGATI JUMAT AGUNG

DIRGAHAYU PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA

HUT TNI AU

HARI NELAYAN INDONESIA

© 2023 Informasisultra.com | PT Milenial Kendari Bangkit |   Alamat: BTN PNS Kel. Watubangga Kota Kendari

No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis

© 2023 Informasisultra.com | PT Milenial Kendari Bangkit |   Alamat: BTN PNS Kel. Watubangga Kota Kendari

Exit mobile version