JAKARTA, INFORMASISULTRA.COM – Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sulawesi Tenggara (Sultra) LM Rajab Jinik D, S.Sos., M.Hum. menyebut pelaksanaan Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) yang digelar di Jakarta pusat merupakan momentum untuk memperkuat soliditas menuju indonesia emas 2045.
Hal tersebut disampaikan langsung Ketua AMPG Sultra Rajab Jinik disela-sela kegiatan pelaksanaan mubeslub DPP ormas MKGR Sabtu, 11 Juli 2026.
Rajab Jinik mengucapkan selamat dan sukses atas penyelenggaraan mubeslub DPP ormas MKGR yang dilaksanakan di daerah Jakarta Pusat.
Menurut Rajab, Kehadiran dirinya pada pelaksanaan mubeslub tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap konsolidasi organisasi yang diharapkan mampu memperkuat peran MKGR dalam memberikan kontribusi yang nyata bagi pembangunan bangsa di masa depan.
Politisi Partai Golkar ini menyebut mubeslub merupakan momentum penting untuk mempererat persatuan, memperkokoh solidaritas organisasi serta mampu melahirkan berbagai keputusan strategis yang membawa kemajuan bagi ormas MKGR.
Pria yang menjabat sebagai Ketua Koni Kota Kendari ini juga bilang semangat perjuangan yang mengusung tema “Gotong Royong Tumbuh Bersama Menuju Indonesia Emas 2045”.
“Tentu bahwa semangat gotong royong menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang kuat, adaptif, dan mampu menjawab berbagai tantangan dimasa depan,” kata Rajab Jinik.
Rajab Jinik menilai forum mubeslub tersebut merupakan momentum strategis bagi para kader dan pengurus guna melakukan evaluasi dan menyusun arah kebijakan organisasi serta memperkuat komitmen dalam menjalankan visi misi MKGR.
“Kita berharap melalui forum tersebut mampu melahirkan berbagai gagasan yang mampu meningkatkan kontribusi organisasi MKGR ditengah masyarakat,” ujar Rajab.
Rajab juga mengajak kepada seluruh peserta munaslub untuk tetap mengedepankan musyawarah dan menjaga persatuan serta menempatkan kepentingan organisasi diatas kepentingan pribadi maupun kepentingan kelompok.
Kendati demikian, hasil yang dicapai diharapkan mampu menjadi pikiran dalam memperkuat MKGR serba mitra pembangunan nasional sekaligus memperkokoh semangat pengabdian kepada masyarakat menuju terwujudnya indonesia emas 2045.