KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari dinilai berhasil menjaga stabilitas ekonomi di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) hal tersebut dilihat dari berhasilnya team pengendali inflasi daerah (TPID) Kota Kendari dalam menjaga stabilitas angka inflasi di Kota Kendari.
Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kendari secara resmi mereles berita resmi Inflasi Perkembangan indeks harga konsumen Kota Kendari No. 06/07/7471/Th. XXVII, 1 Juli 2024.
Dalam keterangan tersebut angkat infasi Kota Kendari dari bulan ke bulan yakni Juni 2024 berada diangkat 0,03% angka tersebut mengalami penurunan yang dibulan sebelumnya yakni Mei 2024 berada diangka 0,09% angka tersebut menempatkan Kota Kendari diposisi ketiga tertinggi di Sultra dibawah Kabupaten Konawe yang minus 0,52% dan Kolaka minus 0,13%.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari Abdul Rauf mengatakan, dirinya mewakili asisten II sekretariat daerah (Setda) Kota Kendari untuk mengikuti acara rapat penyampaian Indeks Harga Konsumen (IHK) Inflasi Kota Kendari Tahun 2024, rapat ini berlangsung di Aula Kantor Badan Pusat Statistik Kota Kendari, Senin 1 Juli 2024.
Menurut Kadis Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, inflasi di Kota Kendari mengalami kenaikan dibandingkan periode sebelumnya. Dari 0,5% naik menjadi 2,4%.
“Tantangan ini adalah ujian untuk kita bersama. Masih ada beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga yang perlu menjadi perhatian serius bagi Pemerintah,” kata Abdul Rauf.

Sementara itu, Kepala Badan Statistik Kota Kendari Sutriwati menjelaskan, inflasi year on year di Kota Kendari mencapai 2,4% dengan indeks harga konsumen mencapai 106,70.
“Bahwa kenaikan harga ini terutama dipicu oleh lonjakan indeks kelompok pengeluaran tertentu, seperti kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang naik sebesar 7,55%. Sedangkan kelompok pendidikan mengalami kenaikan sebesar 5,16%, dan kelompok penyediaan makanan serta restoran sebesar 2,48%,” ungkapnya.

Rapat ini turut hadir Kabag Ekonomi, perwakilan dari Dinas Perikanan Kota Kendari, Kepala BPS Kolaka, dan Kepala BPS Bombana. (ADV/AT).









