KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Dalam rangka pengendalian angkat inflasi di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Pertanian Kota Kendari aktif menghadirkan Pasar Tani.
Pasar Tani milik dinas pertanian Kota Kendari sendiri merupakan hasil panen dari petani yang berada dibawah binaan dinas pertanian Kota Kendari yang dibantu untuk medagangkan hasil panennya melalui program pasar tani yang aktif dilaksanakan setiap hari kamis di pelataran halaman kantor dinas pertanian kota kendari.
Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda mengatakan, Dinas Pertanian Kota Kendari melakukan sejumlah langkah-langkah strategis seperti operasi pasar melalui pasar tani yang digagas oleh Dinas Pertanian Kota Kendari.
“Jadi hasil produksi atau hasil panen dari kelompok tani kita ini seperti cabe, sayur sayuran, bahkan buah kemudian kita jual ke masyarakat melalui pasar tani kita ini,” kata Sahuriyanto Jumat, 19 Juli 2024.

Senada dengan hal itu Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan dan Holtikultura Dinas Pertanian Kota Kendari, Zulkarnaim menuturkan, tujuan dari pelaksanaan pasar tani guna mempromosikan hasil-hasil pertanian yang ada di Kota Kendari yang notabanenya belum dikenal oleh masyarakat Kota Kendari.
“Jadi Skemanya adalah kita mengumpul hasil produksi dari petani petani kita baik itu yang menanam dilahan pekarangan maupun juga yang menanam dilahan hidroponik hasil produksi mereka itulah yang kita bantu pasarkan sekaligus kami promosikan ke masyarakat,” ujar Zulkarnaim.

Menurutnya, Pasar tani merupakan program nasional yang artinya kegiatan pasar tani tidak hanya dilakukan di Kota Kendari namun juga di wilayah lain seperti Jakarta yang dilaksanakan dihari-hari tertentu dan juga tempat-tampat tertentu dan menggunakan kendaraan operasional.
“Kalau bantuan dari kementrian pertanian kita dapat tenda untuk pasar tani sedangkan dari Bank Indonesia kita dapat box pasar tani yang diberikan pada tahun 2022 dan kamudian ditahun 2024 ini kita dapat bantuan hibah mobil truck dari Bank Indonesia yang akan kita gunakan sebagai operasional dari pasar tani kita,” jelasnya.
Zulkarnaim juga bilang, Pelaksanaan pasar tani untuk sementara waktu hanya dilaksanakan pada setiap hari kamis dipelataran kantor dinas pertanian kota kendari.

“Namun kedepannya setelah kita memiliki kendaraan operasional dari Bank Indonesia tadi itu kita akan laksanakan pasar tani mobile seperti dipelataran kantor wali kota, perumahan warga yang ramai penduduk hal tersebut merupakan salah satu langkah untuk mempromosikan bahwa inilah sebenarnya hasil-hasil produksi kita disektor pertanian di Kota Kendari,” tutupnya. (ADV/AT).









