• Indeks
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
informasisultra.com
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
Home Berita Advetorial

DPRD Kota Kendari Dukung Pemkot Sosialisasi Pencegahan Perundungan kepada Pelajar

31 Oktober 2024
in Advetorial, Advetorial, Berita, Kota Kendari, Pemerintahan, Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
DPRD Kota Kendari Tekankan Pemkot Maksimal Tangani Persampahan, Warga Diimbau Tertib Buang Sampah

Ketua DPRD Kota Kendari, LM Inarto (berbicara di mic) saat memimpin rapat.

819
SHARES
1.4k
VIEWS
Share WAShare on FacebookShare on Twitter

KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari terus mendukung dan mendorong pemerintah kota dalam melakukan sosialisasi dan mengawasi pencegahan atau terjadinya bullying di sekolah.

Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto mengatakan, walaupun saat ini belum ada kasus bullying di sekolah, tapi pemerintah kota melalui instansi terkait dapat mendeteksi apabila ada kemungkinan kasus bullying terjadi.

“Ini merupakan hal yang serius, karena ini mengenai mental para pelajar. Sehingga, semua orang juga harus mengawasi, terutama di sekolah-sekolah,” kata La Ode Muhammad Inarto, Kamis, 31 Oktober 2024.

BacaJuga

Prof. Ida Usman Resmi Daftar Sebagai Calon Rektor UHO

Tiba di Sultra, Wakil Menteri Dalam Negeri Dijemput Langsung Oleh Gubernur

Usai Dikabarkan Hilang di Kebun, Pria Asal Kolaka Ditemukan Selamat

Selain itu, anggota DPRD dua periode ini juga meminta agar pemerintah kot dapat meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terutama di sekolah
terkait stop perundungan atau stop bullying terutama untuk para pelajar di Kota Kendari.

Sosialisasi anti perundungan yang dilakukan Pemkot Kendari. Foto: Diskominfo Kota Kendari.

“Kasus bullying pasti masih ada terjadi di sekolah hanya karena tidak belum terungkap. Untuk itu, saya mendorong agar kegiatan sosialisasi stop bullying dapat rutin dilaksanakan, supaya kasus bullying di sekolah atau di mana saja dapat dihentikan,” jelasnya.

Menurut dia, dampak dari bullying ini sangat buruk terhadap tumbuh kembang pelajar. Seperti memunculkan sikap rendah diri dan tidak percaya diri yang dapat menghambat seseorang untuk dapat berkembang sesuai dengan apa yang di cita-citakan.

Ia menambahkan, teruntuk untuk. pihak sekolah agar membuat peraturan tegas anti bullying. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi aksi bullying terhadap peserta didik dengan membuat peraturan anti bullying di sekolah.

“Ini merupakan salah satu pencegahan, lebih baik mencegah dari pada terjadi. Maka sekolah harus memiliki kebijakan anti-bullying yang jelas dan tegas. Sediakan mekanisme pelaporan yang aman dan merahasiakan bagi korban dan saksi bullying,” tutupnya.

Sementara itu, pemerintah kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kendari melaksanakan sosialisasi program pencegahan Bullying di SMPN 20 Kendari.

Sosialisasi anti perundungan yang dilakukan Pemkot Kendari. Foto: Diskominfo Kota Kendari.

Kegiatan yang dihadiri oleh para siswa dan guru diawali dengan paparan materi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa dan pihak sekolah mengenai pentingnya pencegahan perundingan dan perlindungan anak.

Kepala DP3A Kota Kendari Haslita menjelaskan berbagai bentuk bullying, baik secara verbal, fisik, maupun cyberbullying, serta bagaimana cara mencegahnya. Selain itu, menekankan mengenai pentingnya peran sekolah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak-anak.

Dalam kesempatan itu, Kepala DP3A Kota Kendari menyerahkan brosur tentang pencegahan bullying kepada Kepala SMPN 20 Kendari. Brosur ini berisi informasi mengenai langkah-langkah yang dapat diambil sekolah dan siswa untuk menghentikan praktik perundungan.

“Kita berharap para siswa lebih memahami dampak negatif dari bullying dan lebih berani melaporkan jika menjadi korban atau menyaksikan perundungan,” harapnya.

Ia menambahkan, DP3A Kota Kendari juga berkomitmen untuk terus memberikan edukasi kepada berbagai sekolah dalam upaya melindungi hak-hak anak dan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi muda. ADV

Previous Post

Giona-Subhan Bertekad Akhiri Siklus “Pemimpin Berganti, Masalah Terus Ada Tanpa Solusi” di Kendari

Next Post

Giona-Subhan Usung Solusi Komprehensif Atasi Banjir Kendari Melalui Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat dan Kabupaten Sekitar

Next Post
Program Kendari Berkelas Andalan Giona-Subhan Siap Gerakkan Kondisi Kota Kendari yang Stagnan di Segala Bidang

Giona-Subhan Usung Solusi Komprehensif Atasi Banjir Kendari Melalui Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat dan Kabupaten Sekitar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SELAMAT & SUKSES KOTA KENDARI TUAN RUMAH UCLG ASPAC 2026

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI

SELAMAT HARI RAYA NYEPI

SELAMAT HARI RAYA PASKAH

SELAMAT MEMPERINGATI JUMAT AGUNG

DIRGAHAYU PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA

HUT TNI AU

HARI NELAYAN INDONESIA

© 2023 Informasisultra.com | PT Milenial Kendari Bangkit |   Alamat: BTN PNS Kel. Watubangga Kota Kendari

No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis

© 2023 Informasisultra.com | PT Milenial Kendari Bangkit |   Alamat: BTN PNS Kel. Watubangga Kota Kendari