KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), Jumran, S.E., secara resmi membuka turnamen bola mini Public Healt Cup I yang diikuti oleh 19 team di Kelurahan Tondonggeu, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, Minggu 6 September 2026.
Kegiatan turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung dari tanggal 6-17 September 2026 dan dihadiri oleh, Ketua Panitia, Syahar, Sekretaris Panitia, Marten dan Ketua RT 01 RW 01, Arsyat.
Dalam sambutannya, Jumran mengatakan, Turnamen tersebut menjadi bagian dari agenda pembinaan bola mini secara berjenjang sekaligus wadah bagi para pemain muda lokal untuk mengembangkan kemampuan dalam meraih prestasi.
Jumran menjelaskan, Turnamen Publik Healt Cup I ini harus menjadi momentum untuk mencetak pemain asli asal Kota Kendari yang nantinya mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
Menurut Jumran, Turnamen tersebut tidak semata-mata mengejar kemenangan, tetapi harus menjadi bagian dari proses pembinaan pemain muda di Kota Kendari.
“Kita harus tetap mengutamakan sportivitas dan persaudaraan dalam pelaksanaan kompetisi ini, Tidak boleh terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.
“Pembinaan berjenjang untuk seluruh cabang olahraga sangat penting, Karena dengan olahraga kita semua bisa mendapatkan prestasi. Dengan olahraga juga kondisi kesehatan kita bisa terjaga,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh pihak yang terlibat, mulai dari wasit, panitia, pelatih hingga camat untuk menjaga sportivitas dan netralitas selama pertandingan berlangsung.
“Wasit harus netral, panitia netral. Karena tujuan kita ada dua, yaitu pembinaan dan prestasi. Jangan sampai ada keributan atau hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegasnya.
Pria yang menjabat sebagai sekretaris DPD I Golkar Sultra ini juga berharap, Kegiatan positif seperti ini bisa terus dilaksanakan di seluruh wilayah di Kota Kendari, Bukan hanya di Kecamatan Nambo.
“Saya kira ini sangat positif ya, Kegiatan seperti ini juga bisa menghindarkan para anak muda kita dari hal-hal yang berbau negatif, Kegiatan ini juga bisa menjadi wadah bagi para anak muda untuk menyalurkan bakatnya,” tutup Jumran.














