KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari fraksi partai demokrat Muslimin T kembali turun menyerap dan mendengarkan langkah aspirasi dan keluhan masyarakat di Kelurahan Wundudopi Kecamatan Baruga Kota Kendari Kamis 26 Juni 2025.
Dalam sesi tanya jawab sejumlah masyarakat di Kelurahan Wundudopi mengusulkan perbaikan akses jalan, masalah air bersih, saluran drainase yang mengakibatkan banjir di beberapa titik di Wilayah Kelurahan Wundudopi.
Menanggapi hal tersebut Muslimin T mengatakan, Sekretariat DPRD Kota Kendari menjadwalkan pelaksanaan reses pada 23 Juni sampai dengan 26 juni masa sidang III tahun 2025.
Namun dirinya telah melaksanakan reses sejak 24 Juni sampai dengan 26 Juni di tiga titik yang terdiri dari Kelurahan Mokoau Kecamatan Kambu sebanyak satu titik dan juga Kelurahan Baruga dan Kelurahan Wundudopi Kecamatan Baruga sebanyak dua titik.
“Hampir semua di tempat reses saya pada masa sidang III ini memberikan terkait usulan perbaikan jalan, drainase yang menyebabkan genangan air karena ada yang sudah punya drainase namun ditutupi oleh sedimentasi namun ada juga yang belum memiliki drainase, air bersih dan juga persoalan kebersihan sampah,” kata Muslimin saat ditemui usai melakukan reses di kelurahan Wundudopi.
Muslimin bilang, Dirinya sejak awal maju sebagai calon anggota DPRD Kota Kendari tidak pernah menjanjikan sesuatu terhadap masyarakat karena dirinya enggan di sebut anggota DPRD yang ingkar janji.
“Janji adalah beban. Dan saya juga sudah sampaikan ketika saya terpilih menjadi anggota DPRD Kota Kendari nantinya dan untuk sementara yang hanya bisa saya bantu kepada masyarakat melalui pokok pikiran saya adalah air bersih karena keterbatasan anggaran yang disediakan oleh Pemkot kepada kita,” ujar Muslimin.
Kendati demikian dirinya juga telah membagi program skala prioritas yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat khususnya diwilayah kecamatan kambu dan baruga yang menjadi daerah pemilihannya.
Politisi Partai demokrat ini juga menambahkan, Terkhusus fenomena sampah setiap hari produksi nya selalu bertambah salah satu bukti autentik adalah pertambahan penduduk di wilayah Kota Kendari yang kian meningkat setiap tahunnya.
“Pada zaman asrun-musadar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari itu jumlah penduduk kita kurang lebih 225 ribu lebih dan armada sampah yang tersedia kurang lebih 67 unit mobil seharusnya di zaman Siska-Sudirman itu mobil sampah sekitar 70-80 unit untuk mengimbangi produksi sampah yang makin meningkat tapi setelah dilakukan identifikasi oleh wakil wali kota kemarin ternyata hanya 37 unit mobil dan itulah salah satu penyebab penumpukan sampah di Kota Kendari,” pungkas Muslimin.









