KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Kendari Provinsi Sulawesi tenggara (Sultra) memastikan sejumlah langkah strategis akan terus dilakukan dalam upaya mengendalikan laju inflasi di daerah ini.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan kota Kendari Abdul Rauf mengatakan sebagai salah satu Organisasi Perangkat Dareah (OPD) yang bertanggung jawab dalam pengendalian inflasi di Kota Kendari.
Abdul Rauf bilang, pihaknya terus berupanya melakukan langkah – langkah strategis seperti memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat,
“Kita harus terus memastikan distribusi pangan dari satu tempat ketempat yang lain berjalan dengan lancar sehingga tidak terjadi kelangkaan dalam pendistribusiannya, selain itu juga terus melakukan survey untuk memastikan kualitas pangan yang akan di konsumsi masyarakat,” kata Abdul Rauf.
Ilustrasi Pangan Lokal (Kabuto)
“Kalau kami tentu yang pertama ketersediaan pangan, seperti beras, gula, minyak goreng dan beberapa komoditas pangan lainnya, kemudian memastikan pendistribusiannya berjalan dengan baik serta melakukan survey kualitas pangan kita,” lanjut Abdul Rauf di Kendari, Senin, Mei 2024.
Ilustrasi Pangan Lokal Sinonggi
Abdul Rauf yang juga mantan Kepala Dinas Sosial kota Kendari ini menjelaskan salah satu upaya yang saat ini terus dilakukan dalam menekan laju inflasi adalah dengan terus melakukan gerakan pangan murah yang merupakan program nasional dan juga memperkenalkan makanan – makan lokal, serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk dapat memanfaatkan pekarangan dan juga mensukseskan gerakan stop boros pangan.
Ilustrasi Pangan Lokal Kasoami
“Jadi kita juga terus melakukan gerakan pangan murah, memperkenalkan makanan lokal kita seperti kabuto, sinonggi dan beberapa makanan lokal lainnya dan juga terus mensosialisasikan kepada masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan dan juga gerakan stop boros pangan,dan ini juga sebagai upaya menekan laju inflasi,” jelasnya.
Lebih lanjut Abdul Rauf memastikan pihaknya akan terus berupaya semaksimal mungkin agar inflasi di daerah tetap terkendali, sehingga masyarakat dapat terus memenuhi kebutuhan pangannya. (ADV/TA).