• Indeks
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
informasisultra.com
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
Home Berita Advetorial

Kendalikan Inflasi, TPID Lakukan Monitoring Harga di Pasar Basah Mandonga dan Pasar Sentral Kota

4 Juli 2024
in Advetorial, Advetorial, Berita, Kota Kendari, Pemerintahan
Reading Time: 2 mins read
Kendalikan Inflasi, Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat Kota Kendari Masih Stabil

Pemantauan harga di pasar tradisional Kota Kendar.

819
SHARES
1.4k
VIEWS
Share WAShare on FacebookShare on Twitter

KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kendari memantau langsung harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat Kota Kendari di dua pasar berbeda di Kota Kendari yakni dipasar Sentral Kota Kendari dan juga Pasar Basah Mandonga Kegiatan ini dilakukan guna memonitoring percepatan penurunan angka inflasi di Kota Kendari.

Pemantauan harga tersebut dipimpin langsung oleh Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Kendari Jahudding Kamis, 4 Juli 2024.

Asisten II Setda Kota Kendari Jahudding menjelaskan, kunjungan mereka hari ini untuk mengecek harga sejumlah komoditi yang sangat berhubungan dengan inflasi.

BacaJuga

Perkuat Kapasitas Kepemimpinan Legislatif dan Sinergi Pusat Hingga Daerah, Ketua DPRD Kota Kendari Ikuti Retreat Nasional di Magelang

Minimalisir Penyebaran Uang Palsu, Dewan Dorong Masyarakat Kota Kendari Beralih ke Transaksi Non Tunai

Siap Bertransformasi Menuju Kendari Semakin Bersih, DLHK Ajak Semua Pihak Tingkatkan Kesadaran Pengelolaan Sampah


“Selain itu, kita juga mencoba pertemuan di tingkat TPID untuk mengambil langkah-langkah terkait dengan percepatan stabilitas harga yang ada di pasar Kota Kendari,” jelasnya.


Selanjutnya, Asisten II Setda Kota Kendari juga mengungkapkan, Pemerintah Kota Kendari seperti Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Ketapang, Dinas Sosial, dan Bagian Ekonomi harus juga mengambil langkah-langkah antisipasi menghadapi bulan Suci Ramadhan yang diperkirakan akan terjadi lonjakan harga.

“Setelah kita turun dari lapangan kita akan mencoba untuk menekan harga dengan melakukan pasar murah, kemudian juga diwaktu dekat nanti akan ada launching gerakan penanaman satu juta pohon cabe, itu dalam rangka menetralkan harga cabe yang ada di Kota Kendari,” tuturnya.

Asisten II Setda Kota Kendari berharap, penurunan inflasi di Kota Kendari bisa ditekan dengan upaya intervensi dari pemerintah.


“Alhamdulilah inflasi di Kota Kendari berada di angka 2,40% kita berharap dengan adanya langkah-langkah yang diambil oleh Pemkot Kendari kita bisa lebih menurunkan lagi angka inflasi,”harapnya

Turut mendampingi monitoring Percepatan Penurunan Inflasi, Kadis Perdagangan, Kadis Ketapang, dan Kadis Pertanian.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan, Dasril Yamin, S.STP mengatakan, Berdasarkan arahan dari pemerintah pusat kepada seluruh daerah pihaknya ikut andil dan aktif dalam mengikuti rapat koordinasi bersama menteri dalam negeri guna melaporkan kenaikan maupun penurunan harga bahan pangan di Kota Kendari.

“Inflasi memang menjadi perhatian penting bagi pemerintah baik itu pemerintah pusat maupun pemerintah daerah tak terkecuali pemerintah kota kendari sehingga kita terus terusan melakukan pengecekan harga dipasar pasar guna dilaporkan ke bapak mentri,” kata Dasril.

Dasril bilang, Pihaknya sangat aktif melakukan rapat koordinasi bersama bapak mentri dalam negeri guna membahas harga bahan pokok yang ada di Kota Kendari kegiatan rapat koordinasi tersebut rutin dilaksanakan setiap hari senin dan diikuti oleh seluruh Kabupaten dan Kota se-indonesia.

“Rapat Koordinasi dipimpin langasung oleh bapak Mendagri bapak Tito Karnavian guna melakukan pengecekan satu persatu disetiap wilayah apakah terjadi infasi yang signifikan hingga melewati batas atau tidak,” pungkasnya. (ADV/AT).

Tags: #Inflasi#Kendari#Sulawesi Tenggara
Previous Post

Cabe Rawit Jadi Penyumbang Terbesar Inflasi Disektor Pertanian

Next Post

Yudhianto Mahardika Anton Timbang Sukses Gelar Jalan Sehat

Next Post
Yudhianto Mahardika Anton Timbang Sukses Gelar Jalan Sehat

Yudhianto Mahardika Anton Timbang Sukses Gelar Jalan Sehat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SELAMAT & SUKSES KOTA KENDARI TUAN RUMAH UCLG ASPAC 2026

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI

SELAMAT HARI RAYA NYEPI

SELAMAT HARI RAYA PASKAH

SELAMAT MEMPERINGATI JUMAT AGUNG

DIRGAHAYU PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA

HUT TNI AU

HARI NELAYAN INDONESIA

© 2023 Informasisultra.com | PT Milenial Kendari Bangkit |   Alamat: BTN PNS Kel. Watubangga Kota Kendari

No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis

© 2023 Informasisultra.com | PT Milenial Kendari Bangkit |   Alamat: BTN PNS Kel. Watubangga Kota Kendari