KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Kendari intens dan rutin melakukan pemantauan ketersediaan dan juga stabilitas harga bahan pangan di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kini Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari menyasar sejumlah tempat seperti Ritel modern, distributor bahkan hingga menyentuh pasar tradisional yang berada di Kota Berjuluk “Kota Lulo”.
Kepala Dinas Ketapang Kota Kendari, Abdul Rauf mengungkapkan, pemantauan stok pangan di lapangan sebagai tindak lanjut arahan Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup guna memastikan ketersediaan pangan tersedia untuk beberapa bulan kedepan.

“Ini salah satu tugas Ketapang memantau ketersediaan dan keamanan pangan di pasar tradisional, distributor dan juga ritel modern. Ini sudah menjadi agenda rutin kita,” kata Abdul Rauf, Selasa, 25 Juni 2024.
Tidak hanya itu, sambung Eselon II yang memulai karirnya sebagai penyuluh KB ini, pantauan ketersediaan pangan juga menyasar ke Gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Kita juga pantau di Bulog beberapa bahan pangan, khususnya beras itu mencukupi untuk beberapa bulan kedepan. Termasuk ketersediaan beras CPP (Cadangan Pangan Pemerintah) jatah Kota Kendari untuk satu bulan sudah tersedia,” ungkap Rauf.

Mantan Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kota Kendari ini juga berharap, bantuan sosial berupa beras gratis program Badan Ketahanan Pangan Nasional (Bapanas) ini berlanjut di pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto.
“Kemungkinan ini akan dilanjutkan di Pemerintahan Prabowo Subianto,” pungkas Rauf yang juga pernah menjabat Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari. (ADV/AT).









