KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Dalam rangka menyukseskan event internasional United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) Tahun 2026 yang bakal di selenggarakan di Kota Kendari pada 7-9 Mei 2026 Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari La Ode Muhammad Inarto, S.T., menemani Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, S.K.M., menggelar silaturahmi bersama forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Sulawesi Tenggara (Sultra).
Wali Kota Kendari dan Ketua DPRD juga ditemani oleh unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Kendari dengan mengunjungi sejumlah institusi strategis di Sultra Selasa, 31 Maret 2026.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, Mengatakan, Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan menyeluruh, mulai dari pengamanan, dukungan kelembagaan, hingga kelancaran teknis selama kegiatan berlangsung.
Audiensi diawali dengan pertemuan bersama Gubernur Sulawesi Tenggara. Dalam kesempatan itu, Wali Kota memaparkan progres persiapan serta kebutuhan dukungan pemerintah provinsi dalam menyukseskan agenda internasional tersebut.

“Kendari dipercaya menjadi tuan rumah UCLG ASPAC. Ini momentum besar untuk menunjukkan kesiapan daerah kita di tingkat global,” ujarnya.
Forum UCLG ASPAC dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 9 Mei 2026, dengan tema penguatan pariwisata berkelanjutan dan pertumbuhan ekonomi inklusif. Kegiatan ini akan menghadirkan sekitar 100 delegasi dengan total peserta mencapai 250 orang dari berbagai negara dan instansi.
Usai dari kantor gubernur, rombongan melanjutkan kunjungan ke Polda Sulawesi Tenggara dan diterima Wakapolda, Gidion Arif Setyawan. Pembahasan difokuskan pada skema pengamanan, termasuk pengaturan lalu lintas dan pengawalan tamu negara.
Koordinasi kemudian berlanjut ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara. Di sana, rombongan disambut Kajati, Abdul Qohar A.F., guna memperkuat dukungan dalam aspek pengawasan dan tata kelola kegiatan.

Rangkaian audiensi ditutup di Markas Korem 143 Halu Oleo, di mana Wali Kota dan Forkopimda diterima Danrem, R. Wahyu Sugiarto. Peran TNI dinilai krusial dalam mendukung stabilitas wilayah selama event berlangsung.
Dalam paparannya, Wali Kota menjelaskan rangkaian kegiatan akan dimulai sejak 6 Mei dengan kedatangan peserta melalui Bandara Haluoleo, dilanjutkan registrasi di Hotel Claro sebagai pusat kegiatan.
Agenda berikutnya meliputi welcome dinner di Papalimba, Kecamatan Abeli, pembukaan resmi pada 8 Mei, hingga partisipasi delegasi dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-195 Kota Kendari pada 9 Mei.
“Kita ingin seluruh rangkaian berjalan lancar dan memberi kesan positif bagi para tamu,” katanya.
Wali Kota mengaku seluruh pihak yang dikunjungi memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan Forkopimda menjadi kunci sukses penyelenggaraan event internasional ini.
“Dengan dukungan ini, kami optimistis Kendari siap menjadi tuan rumah yang baik,” pungkasnya.
Penguatan koordinasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan Kota Kendari tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga mampu tampil sebagai kota yang aman, tertib, dan layak menjadi pusat pertemuan internasional.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto, S.T., Menuturkan, Sebelumnya dirinya bersama Wali Kota dan Forkopimda Kota Kendari juga telah melakukan pengecekan terhadap kesiapan sejumlah fasilitas yang nantinya akan digunakan untuk kegiatan UCLG ASPAC 2026 yang ada di Kota Kendari.
“Sebelumnya saya bersama bu wali dan forkopimda juga telah mengecek langsung kesiapan sejumlah tempat wisata di Kota Kendari yang akan digunakan untuk rangkaian kegiatan UCLG ASPAC ini seperti Pantai Nambo, Papalimbang Lapulu dan lain-lain,” ujar Inarto.
Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini juga menjelaskan, Forum internasional UCLG ASPAC tahun 2026 ini sangat spesial karena Kota Kendari dipercaya menjadi tuan rumah untuk kegiatan internasional tersebut.

“Tentu pada prinsipnya kami DPRD Kota Kendari yang juga bagian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari sangat mendukung penuh kesuksesan penyelenggaraan event internasional yang bakal di gelar di Kota Kendari ini,” beber Inarto.
Inarto juga berharap, Event Internasional tersebut nantinya mampu memberikan kontribusi positif bagi ekonomi masyarakat di Kota Kendari dan bisa menjadi ajang promosi daerah di kancah internasional.
“Tentu tamu-tamu kita nanti juga akan hadir dari berbagai macan negara, dan ini merupakan sebuah kesempatan besar bagi kami Pemkot Kendari untuk kemudian mempromosikan dan memperkenalkan apa yang menjadi kebanggaan kita di Kota Kendari,” tutupnya. (ADV/JMS).








