KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari La Ode Muhammad Inarto, S.T., menghadiri rapat pemantapan kepanitian United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) Executive Bureau Meeting and Asia-Pacific Forum 2026 yang akan digelar pada 6 hingga 10 Mei 2026 di Kota Kendari.
Rapat yang dipimpin langsung Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran membahas berbagai aspek teknis dan kesiapan daerah sebagai tuan rumah kegiatan internasional tersebut.
Kegiatan tersebut turut hadir Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kendari, Kamar Dagang dan Industri (Kadin), berbagai asosiasi profesi, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta lurah se-Kota Kendari, bertempat di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Kamis, 26 Maret 2026.

Pada tersebut, Ketua DPRD Kota Kendari La Ode Muhammad Inarto, S.T., Menyatakan dukungan penuh lembaga yang dipimpinnya yakni DPRD Kota Kendari terhadap suksesnya penyelenggaraan kegiatan internasional tersebut di Kota Kendari.
“Kami di DPRD siap mendukung seluruh upaya pemerintah daerah dalam menyukseskan kegiatan ini. Ini menjadi kesempatan besar untuk memperkenalkan Kendari di tingkat internasional,” kata Inarto.
Pria yang menjabat sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Kendari ini juga berharap pelaksanaan forum internasional yang bakal diselenggarakan di Kota Kendari tersebut mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, khususnya sektor pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Kendari.

Sementara itu, Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, S.K.M. Menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan UCLG ASPAC tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, organisasi profesi hingga komunitas lokal.
Menurut orang nomor satu di kota berjuluk “Kota Lulo” ini, UCLG ASPAC merupakan forum internasional yang menghimpun pemerintah daerah di kawasan Asia Pasifik dan diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dipercaya nya Kota Kendari sebagai tuan rumah penyelenggaraan forum UCLG ASPAC 2026 kali ini tentu menjadi peluang yang sangat strategis dalam rangka memperkenalkan seluruh sumber daya Kota Kendari di seluruh sektor baik pariwisata, UMKM dan lain-lain kepada global melalui kegiatan internasional tersebut.
“Kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi momentum besar bagi Kota Kendari untuk menunjukkan kapasitas sebagai kota berkembang yang siap bersaing di tingkat internasional,” ujar Siska.
Politisi Partai NasDem ini juga menjelaskan sekitar 250 peserta diprediksi akan hadir untuk mengikuti kegiatan tersebut yang terdiri dari delegasi pemerintah kota anggota UCLG ASPAC, pimpinan Executive Bureau, perwakilan kementerian, sektor swasta, serta pemangku kepentingan lainnya dari berbagai negara Asia Pasifik.
Untuk itu lanjut Siska, Seluruh unsur pemerintah maupun non-pemerintah diminta bersinergi dalam mempersiapkan berbagai aspek penyelenggaraan, mulai dari penyambutan tamu, transportasi, keamanan, kebersihan kota hingga pelayanan publik selama kegiatan berlangsung.
Selain kesiapan secara teknis, Wali Kota juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam memanfaatkan momentum internasional tersebut, khususnya melalui promosi produk lokal dan penguatan sektor ekonomi kreatif.
Wali Kota juga berharap pelaku UMKM dapat menampilkan produk unggulan daerah seperti kerajinan tangan, tenun lokal, kuliner khas hingga produk kreatif lainnya dalam rangkaian expo yang menjadi bagian kegiatan UCLG ASPAC.
“Kita ingin masyarakat ikut merasakan dampaknya. Produk lokal harus tampil maksimal karena ini kesempatan memperkenalkan identitas Kendari kepada dunia,” jelasnya.

Menurutnya, kualitas produk, kemasan, tampilan visual hingga informasi produk harus dipersiapkan secara profesional agar mampu menarik minat tamu mancanegara.
Untuk itu, dia berharap seluruh jajaran pemerintah daerah hingga tingkat kelurahan dapat memahami peran masing-masing serta menjaga kesiapan kota secara menyeluruh, baik dari sisi infrastruktur, pelayanan masyarakat maupun citra kota.
“Ini kesempatan emas bagi Kota Kendari. Kita harus menunjukkan bahwa daerah ini siap menjadi tuan rumah kegiatan internasional yang profesional, ramah, dan berkelas,” tegasnya.
United Cities and Local Governments Asia-Pasific (UCLG ASPAC) adalah divisi regional terbesar dari organisasi pemerintah daerah dunia yang bermarkas di Jakarta, bertujuan mempromosikan pemerintahan lokal yang demokratis, efektif, dan berkelanjutan. Organisasi ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan, kolaborasi, dan advokasi kebijakan bagi ribuan pemerintah daerah di Asia Pasifik. (ADV/JMS).








