KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja.
Sebanyak dua pejabat pimpinan tinggi pratama dan 22 pejabat administrator resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya, Jumat 2 Mei 2025.
Ke-24 pejabat yang dilantik tersebut terdiri 2 pejabat eselon II, selebihnya adalah pejabat eseon III yang terdiri dari 9 camat, kemudian 11 orang menduduki jabatan kepala bidang dan sekretaris Camat.
Berikut pejabat yang baru dilantik:
- Ridha Wahyuni Nappu, Kadis Pemuda dan Olahraga
- Fitriani Sinapoy, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak
- Rahmat Camat Abeli
- Amir Yusuf Kabid Pemadaman Dinas Pemadam dan Penyelamatan
- Asmada Camat Kendari Barat
- Dastin Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip
- Alimin Kepala Bilang Penyelenggaraan Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Arsip
- Kasman Kasim Camat Mandonga
- Tajwid Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan
- Hajar Aswad Sekretaris Kecamatan Puuwatu
- Susianti Inspektur Pembantu 1
- Adi Jaya Purnama Sekretaris Kecamatan Kendari
- Ratna Sakay Kabid Perumahan Kawasan Pemukiman
- Indriati Hamra Kabid pengawasan penaatan lingkungan DLHK
- Aswan Camat Kambu
- Budi Utomo Camat Kendari
- Sri Wati Kepala Bidang Pemberdayaan
- Bustam Camat Baruga
- Sainul Camat Puuwatu
- Asmada Camat Kendari Barat
- Alamsyah Camat Wua-wua
- Anjas Samsuriadi Camat Nambo
- Abdi Prawira Sekcam Kambu
- Yusran Kabid Penataan Ruang
Wali Kota kendari, dr Hj Siska Karina Imran, mengatakan, pelantikan ini dilakukan berdasarkan SK Wali Kota Kendari Nomor 309 Tahun 2025 dan telah mendapat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri RI, melalui Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.2.6/2219/SJ tertanggal 28 April 2025 dan Nomor 100.2.2.6/2226/OTDA tertanggal 27 Maret 2025.
Siska Karina Imran, menegaskan bahwa pelantikan merupakan bagian dari dinamika birokrasi yang harus dijalani ASN sebagai wujud tanggung jawab terhadap tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
“Mutasi dan rotasi adalah hal biasa dalam organisasi pemerintahan. Pelantikan hari ini mungkin terasa mendadak, tapi ASN harus siap kapan saja,” tegas Siska.
Wali kota juga menekankan bahwa tidak ada lagi alasan menunda pekerjaan atau lambat beradaptasi di tempat baru.
“Saya tidak mau lagi dengar ada yang bilang ‘Saya baru di situ, Bu’. Begitu dilantik, segera sesuaikan diri dan pahami tupoksi masing-masing. Tunjukkan kinerja, loyalitas, dan integritas,” tegasnya.
Menurut Siska, pelantikan ini juga merupakan upaya pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan dan pelayanan publik di Kota Kendari. Ia berharap para pejabat yang baru saja dilantik dapat bekerja dengan ikhlas, tanpa tekanan, dan selalu menjaga profesionalisme.
“Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh tersendat. ASN harus jadi motor penggerak pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga. Kita ingin Kota Kendari menjadi kota yang semakin maju, adil, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Yang terakhir juga, Siska menegaskan agar tidak ada lagi yang menjadi pejabat tetapi menitipkan namanya pada pihak-pihak tertentu.
Siska mengaku tidak mau ditekan dalam menentukan atau pemilih para pejabat yang akan membantu dirinya.
“Kalau merasa sudah bisa menduduki jabatan tertentu, silahkan menghadap langsung kepada saya, jangan melalui perantara atau kata lain dititip,” tegas Siska.









