KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Kapolresta Kendari, Kombes Pol Eko Widiantoro, membeberkan kronologi pria berinisial N (24) menghabisi nyawa pria berinisial AKB, Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muna. Di mana jenazah AKB ditemukan dalam kamar penginapan di Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat 10 Januari 2025 sore.
Eko menjelaskan AKB awalnya mengajak N datang ke penginapan di Kelurahan Kambu untuk mengonsumsi minuman keras (miras). Namun sebelum pesta miras, AKB mandi. Saat keluar dari kamar mandi, AKB hanya mengenakan handuk. Ketika itu, cekcok terjadi antara AKB dan N. N yang tersinggung saat cekcok langsung mengambil senjata tajam jenis kerambit di bawah bantal.
“Pelaku dan korban ini cekcok. Pelaku tersinggung dan sakit hati saat cekcok berlangsung. Makanya dia (N) ambil kerambit di bawah bantal dan menghabisi nyawa korban,” ujarnya, Senin, 13 Januari 2025.
Eko tidak menjelaskan secara detail penyebab korban dan pelaku terlibat cekcok. Namun akibat kejadian itu, AKB meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk pada leher, dagu, perut, dan tangan.
Usai menghabisi nyawa AKB, N melarikan diri. Namun N berhasil diringkus di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), Sabtu, 11 Januari 2025 sekira 13.30 Wita.
Saat ini, polisi masih mendalami kasus pembunuhan ASN di Dinkes Muna tersebut. Sejumlah alat bukti juga telah disita termasuk kerambit yang digunakan pelaku. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa dompet AKB yang dibawa dan dibuang N ke kali di Kelurahan Padaleu, Kecamatan Kambu.









