• Indeks
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Karir
  • Pedoman Media Siber
informasisultra.com
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis
Home Berita Advetorial

Cabai Jadi Komoditas Penyumbang Inflasi Tertinggi Disektor Pertanian, Pemkot Galakan Tanam Cabai

2 Juli 2024
in Advetorial, Advetorial, Berita, Kota Kendari, Pemerintahan
Reading Time: 3 mins read
Cabai Jadi Komoditas Penyumbang Inflasi Tertinggi Disektor Pertanian, Pemkot Galakan Tanam Cabai
819
SHARES
1.4k
VIEWS
Share WAShare on FacebookShare on Twitter

KENDARI, INFORMASISULTRA.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kendari secara resmi mereles data angkat inflasi di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk data bulan Juni 2024.

Berdasarkan data yang direles oleh Badan Pusat Statistik Kota Kendari No. 06/07/7471/Th. XXVII, 1 Juli 2024 cabe rawit menjadi komoditas yang memberikan sumbangsih dengan angka cukup besar terhadap inflasi di sektor pertanian Kota Kendari yakni 0,05%.

Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan dan Hortikultura, Dinas Pertanian Kota Kendari, Zulkarnaim mengatakan, Berdasarkan reles dari badan pusat statistik Kota Kendari angka inflasi pada bulan juni 2024 untuk Kota Kendari berada diangka 0,03%.

BacaJuga

Perkuat Kapasitas Kepemimpinan Legislatif dan Sinergi Pusat Hingga Daerah, Ketua DPRD Kota Kendari Ikuti Retreat Nasional di Magelang

Minimalisir Penyebaran Uang Palsu, Dewan Dorong Masyarakat Kota Kendari Beralih ke Transaksi Non Tunai

Siap Bertransformasi Menuju Kendari Semakin Bersih, DLHK Ajak Semua Pihak Tingkatkan Kesadaran Pengelolaan Sampah

“Angka tersebut sebagian besar disumbang oleh beberapa komoditas seperti Ikan Layang, Ikan Kembung, Ikan Teri, Cabe Rawit, Beras, Jagung Manis dan lainlain,” katanya saat ditemui diruang kerjanya Selasa, 2 Juni 2024.

Zulkarnaim juga menambahkan, Namun berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan seperti didaerah pasar baruga Kota Kendari stok cabe rawit cukup banyak yang masuk dari Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Karena sebagian besar stok kita di Kota Kendari itu berasal dari Sulawesi Selatan memang dan memang kalau cabe rawit itu masih menjadi primadona di sektor yang mempengaruhi inflasi,” ucapnya.

Untuk mencegah hal tersebut Dinas Pertanian Kota Kendari selalu menyediakan benih untuk para kelompok tani yang berada dibawah naungan dinas pertanian Kota Kendari utamanya pada saat memasuki momentum hari raya besar seperti Idul Fitri, idul adha, natal dan tahun baru.

“Makanya untuk mengantisipasi itu 3 bulan sebelum memasuki hari besar nasional itu kita sebar benih untuk kemudian ditanam oleh teman teman kelompok tani kita sehinggah ketika memasuki momentum hari besar nasional itu cabai yang tadi ditanam sudah bisa dipanen,” bebernya.

Sehinggah hasil panen tersebut bisa menjaga stok dan ketersediaan cabai rawit untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Kendari menjelang hari besar nasional tersebut.

“Kami memiliki kurang lebih 488 kelompok tani terdiri dari 93 kelompok wanita tani yang berada dibawah naungan dinas pertanian Kota Kendari,” pungkasnya.

Sementara itu, Program Gerakan Menanam (Gertam) Cabai turut digaungkanTim Penggerak PKKKota Kendari. Upaya tersebut ditempuh untuk mencegah inflasiyang disebabkan kenaikan hargacabai.

Kepala Bidang Perkebunan dan Holtokultura Dinas Pertanian Kota Kendari Zulkarnaim

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kendari, Ira Willis Kesumadoty mengatakan program Gertam Cabaimerupakan tindak lanjut dari program Tim Penggerak PKK Pusat dalam rangka pengendalian inflasi.

“Cabai merupakan salah satu bahan pangan yang kerap menjadi penyumbang inflasi. Oleh karena itu kami mengajak masyarakat untuk mulai bercocok tanam cabai dengan memanfaatkan pekarangan rumahnya,” ungkap Ira.

Istri Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari ini yakin, keikutsertaan masyarakat dalam program ini bisa membantu pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah termasuk bisa menjaga ketahanan pangan keluarga. (ADV/AT).

Tags: #Inflasi#Kendari#Sulawesi Tenggara
Previous Post

Kendalikan Inflasi, Disperindagkop dan UKM Kota Kendari Rutin Lakukan Operaso Pasar

Next Post

Masih Terkendali, Inflasi Kota Kendari Juni 2024 Sentuh Angka 0,03%

Next Post
TPID Kota Kendari Rutin Ikuti Rapat Koordinasi Bersama Mendagri Setiap Hari Senin

Masih Terkendali, Inflasi Kota Kendari Juni 2024 Sentuh Angka 0,03%

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SELAMAT & SUKSES KOTA KENDARI TUAN RUMAH UCLG ASPAC 2026

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI

SELAMAT HARI RAYA NYEPI

SELAMAT HARI RAYA PASKAH

SELAMAT MEMPERINGATI JUMAT AGUNG

DIRGAHAYU PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA

HUT TNI AU

HARI NELAYAN INDONESIA

© 2023 Informasisultra.com | PT Milenial Kendari Bangkit |   Alamat: BTN PNS Kel. Watubangga Kota Kendari

No Result
View All Result
  • Berita
  • Advetorial
  • Kota Kendari
  • Hukrim
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekobis

© 2023 Informasisultra.com | PT Milenial Kendari Bangkit |   Alamat: BTN PNS Kel. Watubangga Kota Kendari